
Jakarta - Para pengusaha yang terhimpun dalam Gabungan Pelaksana Konstruksi (Gapensi) menyatakan adanya dorongan kuat agar dana repatriasi hasil program amnesti pajak dapat diinvestasikan untuk sektor properti.
"Ada dorongan investasi yang besar di properti sebab tax amnesty ini berhasil dilakukan pemerintah," kata Sekretaris Jenderal Gapensi Andi Rukman Karumpa, dalam keterangannya, Sabtu (19/11/2016).
Andi optimis untuk tahun depan, sektor properti tanah air akan mengalami pertumbuhan yang diprediksi 10 – 15 persen 2017. Hal ini mengingat dampak amnesti pajak yang akan memicu investasi untuk pertumbuhan ekonomi di tanah air.
“Tahun 2017 akan ada pertumbuhan 10 – 15 persen untuk sektor properti,” ujarnya.
Namun, Andi mengingatkan agar pemerintah terus menjaga konsistensi serapan anggaran negara dengan memperkuat sisi permintaan. Kemudian, pasokan untuk perekonomian nasional harus dijaga.
Sebelumnya, Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) memperkirakan sektor properti tanah air akan mengalami pertumbuhan hingga 15 persen pada 2017. Meningkatnya ini dipicu karena keberhasilan program amnesti pajak yang dilakukan pemerintah.
"Salah satu pemicunya program amnesti pajak yang digulirkan pemerintah. Ini sukses pelaksanaannya. Diharapkan dana yang sudah dideklarasi wajib pajak bisa diinvestasikan ke properti," kata Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Eddy Hussy dalam keterangannya, Kamis (17/11/2016). (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU