Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Kesehatan

Pengusaha Properti Berharap Kondisi Politik Nasional Stabil Tahun Depan

Kesehatan
11 Dec 2016
Pengusaha Properti Berharap Kondisi Politik Nasional Stabil Tahun Depan

 

 

Jakarta – Pengusaha properti berharap kondisi politik di tanah air tahun depan lebih stabil sehingga memberikan rasa aman masyarakat melakukan aktivitas ekonomi. Jika  ekonomi stabil maka potensi bagus untuk sektor properti nasional.

 

"Kalau bagus kondisinya, didukung dengan suhu politik yang enak, perekonomian akan bergerak lebih leluasa, bagus untuk properti," kata Wakil Ketua REI Jawa Tengah Bidang Humas, Promosi, dan Publikasi Dibya K Hidayat dalam keterangannya di Semarang seperti dikutip Antara, Minggu, Jumat (11/12/2016).

 

Dia menjelaskan jika kondisi ekonomi yang stabil belum terlihat di tahun ini. Bahkan, menurutnya menilai tahun 2016 tak seperti yang diharapkan para pengusaha.

 

"Banyak halangan yang dihadapi  teman-teman pengembang dalam melakukan proses penjualan properti, salah satunya disebabkan suhu politik yang kurang stabil," katanya.

 

Kondisi tersebut berdampak pada banyaknya masyarakat yang menunda melakukan aktivitas ekonomi terutama kaitannya dengan investasi.

 

Meski demikian, pihaknya akan melakukan evaluasi di akhir tahun 2016. Dengan begitu, kekurangan yang terjadi di tahun ini dapat dibenahi di tahun depan.

 

Langkah evaluasi ini juga berlaku untuk pembangunan rumah sederhana melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Apalagi, saat ini pengembangan rumah FLPP sedang digalakkan oleh Pemerintah bekerja sama dengan pengembang.

 

"Khusus untuk rumah sederhana diberikan perhatian khusus oleh Pemerintah pusat. Harapannya greget Pemerintah pusat ini bisa sampai ke daerah, jadi bukan hanya peraturannya tetapi semangatnya juga sampai ke daerah," ujarnya.

 

Sekedar diketahui, realisasi penjualan rumah pada pelaksanaan pameran REI Ekspo yang dilaksanakan selama 10 kali sepanjang tahun ini tidak memenuhi target.

 

Pada target awal, transaksi penjualan pada setiap kali pameran bisa mencapai 70 unit. Artinya, dalam tahun ini dapat terjual 700 unit rumah khusus saat pameran.

 

Meski demikian, REI mencatat dari bulan Januari-November 2016, penjualan rumah di Jawa Tengah baru terealisasi sebanyak 461 unit.  (*) 

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X