Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Kesehatan

WIKA Bangun LRT Jakarta dan Velodrome Kelas Dunia

Kesehatan
22 Jun 2016
WIKA Bangun LRT Jakarta dan Velodrome Kelas Dunia

 

Jakarta -  Pemprov DKI Jakarta menghelat Launching Light Rail Transit (LRT) Velodrome dan Equestrian dengan mempercayakan PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. (WIKA) dan entitas anak, PT WIJAYA KARYA Bangunan Gedung (WIKA Gedung) sebagai kontraktor pelaksana pada proyek-proyek strategis tersebut di Kawasan Velodrome, Jl. Pemuda, Rawamangun, Jakarta, Rabu (22/6/2016).

 

Turut Hadir dalam acara tersebut, antara lain: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzan Malik, Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Cho Tai Yung, Presiden Direktur PT Jakarta Propertindo, Satya Heragandhi, Project Director LRT Jakarta, Allan Tandiono, dan Direktur Utama Perseroan, Bintang Perbowo, Manajemen PT WIKA Gedung serta para undangan lainnya.

 

Melalui siaran pers WIKA, Rabu, (22/6/2016), PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. ditetapkan sebagai pemenang pekerjaan Proyek Pembangunan LRT Koridor 1 (Fase 1) Kelapa Gading Velodrome dan Depo LRT Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara Paket No. 101: Advanced Works (P101) dengan total nilai Rp63,427 miliar pada 9 Juni 2016 sesuai dengan surat pengumuman pemenang Nomor: 002/KU5000/102/V/2016 berdasarkan evaluasi administrasi, teknis, harga, kualifikasi, dan verifikasi yang dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo.

 

Hal tersebut kemudian dilanjutkan dengan diterbitkannya Surat bernomor: 003/UT2000/116/VI/2016 perihal Penunjukan Penyedia Barang/Jasa dan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) bagi Perseroan pada 15 Juni 2016.

 

Rencananya proyek ini akan berlangsung selama 177 hari kalender kerja dengan lingkup pekerjaan yang terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu:

 

1.             Pembuatan usulan denah umum lapangan untuk pembangunan jalan layang LRT,

 

2.             Pekerjaan pengadaan dan pemasangan pagar pengaman di area Depot LRT__Kelapa Gading,

 

3.             Pekerjaan pemotongan pohon eksisting dan penanaman pohon pengganti di area Depot dan di sepanjang trase LRT Koridor 1,

 

4.             Pekerjaan pembersihan lahan di area Depot dan sepanjang Koridor 1 dari Depot Kelapa Gading ke Velodrome,

 

5.             Pekerjaan investigasi utilitas (test pit di lokasi pier/pondasi; koordinasi dengan pemilik utilitas; menyampaikan laporan gambar atau diagram utilitas untuk direview dan disetujui oleh engineer),

 

6.             Mengidentifikasi pelengkap/rambu-rambu jalan yang perlu dipindahkan atau dibongkar, serta

 

7.             Pekerjaan pendukung lainnya sebagaimana tercantum dalam gambar dan Bill of Quantity.

 

Selain LRT, Perseroan melalui entitas anak, PT WIKA Gedung juga terlibat penuh dalam design and build Velodrome Jakarta Project. WIKA Gedung yang berkonsorsium dengan ES Global Ltd., perusahaan asal Inggris dengan portofolio, pengalaman, dan spesialisasi teknis terbaik rancang bangun beberapa arena balap dunia ditetapkan sebagai pemenang Pekerjaan Jasa Rancang Bangun Pembangunan Velodrome Jakarta Timur dengan total nilai US$18.682.230 dan Rp265,634 miliar berdasarkan evaluasi administrasi, teknis, harga, kualifikasi, dan verifikasi yang dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo.

 

WIKA Gedung Konsorsium ditetapkan oleh PT Jakarta Propertindo untuk melaksanakan Pekerjaan Jasa Rancang Bangun Pembangunan Velodrome, Jakarta Timur dengan mengacu kepada hasil klarifikasi dan negosiasi yang tertuang dalam Berita Acara Klarifikasi dan Negosiasi sesuai dengan surat nomor 010/KU5000/102/IV/2016 pada tanggal 19 April 2016.

 

Dalam konsorsium ini, WIKA Gedung memiliki porsi sebesar 49% dari total nilai proyek. Rencananya velodrome yang disiapkan sebagai venue balap sepeda pada gelaran Asian Games 2018 mendatang ini akan berlangsung selama 26 bulan kalender kerja dengan lingkup pekerjaan rancang bangun velodrome yang memiliki sertifikat standard dari Federasi Balap Sepeda Dunia,Union Cycliste Internationale (UCI)

 

Velodrome Jakarta kelak akan memiliki perlintasan balap sepeda dengan lingkar panjang sekitar 250 meter, lebar 5,5 meter dengan kapasitas daya tampung 3.000 tempat duduk. Velodrome tersebut didesain tidak hanya dapat digunakan untuk menggelar pertandingan balap sepeda saja, tetapi juga dirancang untuk dapat dipergunakan sebagai arena futsal dan bulu tangkis pada bagian tengah perlintasan sepeda.

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X