
Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono resmikan 100 unit rumah khusus di Argapura, Jayapura.
“Rumah khusus ini adalah program Kementerian PUPR yang dibangun untuk daerah-daerah perbatasan, guru, tenaga medis, daerah tertinggal, pulau terluar, masyarakat nelayan dan pemuka agama seperti yang kita serahkan ini," kata Menteri Basuki seperti dilansir dari keterangan tertulisnya, Senin, (27/6/2016).
100 unit rumah khusus tersebut tersebar di 100 lokasi di Provinsi Papua dan ukuran tiap unit 45 meter persegi. Lokasi 100 unit rumah khusus diantaranya di Kota Jayapura sebanyak 20 unit, dan di delapan kabupaten lain yang masing-masing mendapatkan 10 unit. Delapan kabupaten tersebut yaitu Kabupaten Keerom, Kabupaten Nabire, Yapen, Tolikara, Jayawijaya, Yalimo, Paniai, dan Biak Numfor.
Menurut Menteri Basuki, pembangunan rumah khusus di Papua ini sesuai dengan Nawacita Agenda III yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Agenda Nawacita III tersebut, mengutamakan pemerataan pembangunan antar wilayah, terutama desa pada kawasan timur Indonesia dan kawasan perbatasan.
Menteri Basuki mengungkapkan persentase pembangunan rumah khusus di Papua lebih besar daripada wilayah lain di Indonesia, namun ini masih belum cukup memenuhi kebutuhan di Papua. "Saya telah arahkan seluruh balai dan satuan kerja untuk mengembangkan berbagai kebijakan agar terus memperhatikan pembangunan tanah Papua dengan baik," katanya.
Pengadaan 100 unit rumah khusus merupakan usulan dari Majelis Rakyat Papua (MRP) yangmerupakan sebuah lembaga di Provinsi Papua yang beranggotakan para putera asli tanah Papua. "Kami perjuangkan pengajuan usulan rumah khusus ini, sebagaimana kami diberikan mandat sebagai wakil masyarakat Papua untuk selalu menyampaikan kepada pemerintah untuk membangun masyarakat Papua," ujar Wakil Ketua MRP, Ofni Simbiak.
Berdasarkan laporan Direktur Rumah Khusus Kementerian PUPR, Lukman Hakim, untuk anggaran 2016, di Provinsi Papua saat ini sedang dibangun rumah khusus sebanyak 1.246 unit di satu kota dan 18 Kabupaten. Sementara di Papua Barat sedang dibangun 784 unit rumah khusus yang berlokasi di tujuh Kabupaten. "Sehingga total terdapat 2.030 unit atau lebih dari 34 persen dari total yang dibangun pada tahun anggaran 2016," kata Lukman.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU