Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Kesehatan

Antisipasi Tax Amnesty, Paramount Land Luncurkan Produk Investasi Menggiurkan

Kesehatan
04 Aug 2016
Antisipasi Tax Amnesty, Paramount Land Luncurkan Produk Investasi Menggiurkan

 

Jakarta - Menanggapi aturan permerintah perihal pengampunan pajak atau tax amnesty,pengembang properti Paramount Land, meluncurkan berbagai produk yang dapat dijadikan instrumen investasi yang menggiurkan. 

 

Produk tersebut, merupakan produk terbaru diantaranya adalah ‘Solvang Square’ yaitu ruko dengan konsep custom tematik dan lifestyle, ‘Mendrisio Square’, ruko dengan konsep double decker dan alfresco dining, ‘Fitto’ @ Amarillo Village, rumah sewa pertama dalam klaster yang dapat disewakan per lantai. Ketiga produk investasi ini berada di lokasi strategis Kota Gading Serpong yang telah tumbuh dengan pesat.

 

Menurut Andreas Nawawi, Managing Director Paramount Land, produk properti baik rumah, apartemen, ruko dan bangunan komersial lainnya merupakan salah satu instrument investasi yang aman, stabil dan menguntungkan dibandingkan dengan jenis investasi lainnya.

 

“Namun tentu, ketika membeli properti investor harus jeli, karena untuk mendapatkan nilai investasi yang menjanjikan ada beberapa faktor yang harus diperhatikan seperti momentum, siapa developer yang membangun proyek dan lokasi,” kata Andreas kepada hariansuara.com, Kamis, (4/8/2016).

 

Terkait kebijakan pemerintah perihal tax amnesty (pengampunan pajak), Andreas menyambut baik adanya kebijakan baru tersebut, karena dapat berpeluang untuk meningkatkan investasi di bidang properti dan menggairahkan perekonomian nasional.

 

Sementara menurut Ervan Adi Nugroho, Presiden Direktur Paramount Land, dirinya sangat mengapresiasi komitmen melalui tax amnesty ini, karena dapat berpeluang memberikan efek besar besar bagi ekonomi Indonesia. Apalagi ditambah dengan kebijakan baru dari Bank Indonesia (BI) yang melonggarkan pembatasan uang muka kredit pemilikan rumah (KPR) menjadi 15% akan membuat angin segar untuk industri properti tanah air.

 

“Memang industri properti harus diperhatikan oleh pemerintah, karena sebagai leading dalam pemulihan ekonomi karena akan meningkat  pertumbuhan KPR dan memberikan dampak terhadap sektor lainnya, seperti konstruksi, industri, pertambangan, maupun jasa, yang dibutuhkan untuk meningkatkan kembali pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.” ujar Ervan.   

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X