
hariansuara.com, Jakarta - Kota-kota di Asia merupakan lokasi bagi ruang kantor premium termahal di dunia dengan harga rata-rata per tahun US $ 111 per kaki persegi, lebih tinggi dari Amerika Serikat (US $ 85) dan EMEA (US $ 78).
Laporan terbaru dari JLL, Premium Office Rent Tracker (PORT) mengungkapkan bahwa harga sewa kantor premium paling mahal di dunia termasuk di Hong Kong, diikuti oleh New York Midtown, West End London, Beijing Finance Street dan Silicon Valley di California.
Namun dari edisi laporan sebelumnya, kota-kota di Cina mewakili setengah dari 10 lokasi sewa kantor premium paling mahal di seluruh dunia.“Kuatnya fundamental pasar di Cina, meningkatnya biaya dan permintaan terus menerus untuk ruang kantor premium membawa Central Hong Kong, Beijing Finance Street, Shenzhen Futian, dan Shanghai Pudong menempati daftar teratas, " kata Jeremy Sheldon, Managing Director, Markets and Integrated Portfolio Services, JLL Asia Pacific dalam siaran pers yang diterima hariansuara.com.
"Bersama dengan Delhi dan Tokyo-Marunouchi, pasar Asia sekarang mendominasi lokasi penyewaan kantor premium termahal di dunia."
"Di Cina, kita bisa melihat perusahaan-perusahaan mengisi gedung-gedung perkantoran berkualitas tinggi di Beijing dan meningkatkan kualitas kantor menjadi lebih baik. Sementara itu, perusahaan jasa keuangan domestik mendorong permintaan di kawasan CBD Shanghai. Perusahaan-perusahaan yang didirikan di Cina membutuhkan kantor di Beijing dan Shanghai untuk memperluas jangkauan nasional mereka dan hal ini kemungkinan akan mendorong lebih banyak permintaanuntuk ruang kantor, " jelas Sheldon.
Central Hong Kong terus menjadi sub-pasar kantor paling mahal di dunia. Dengan harga per tahun sebesar US $ 323 per kaki persegi, harga sewa 70 persen lebih tinggi dari New York Midtown atau West End London.
Sebaliknya, keragaman ekonomi di Asia juga menawarkan beberapa ruang kerja premium dengan harga paling kompetitif di dunia.dimana Kuala Lumpur, Manila dan Bangkok merupakan lokasi tiga teratas untuk kantor premium paling terjangkau di seluruh dunia.
Kota-kota Asia dengan kehadiran teknologi yang kuat seperti Beijing (peringkat ke-4), Shenzhen (peringkat ke-8), dan Tokyo (peringkat ke-9) memiliki beberapa sewa kantor premium tertinggi. Shenzhen, yang dikenal sebagai Silicon Valley nya Cina, untuk pertama kalinya termasuk dalam laporan menyatakan distrik Futian sebagai area dengan biaya sewa kantor termahal di kota tersebut.
"Kami terus melihat peningkatan sewa di gedung-gedung perkantoran premium oleh perusahaan-perusahaan yang merupakan cara bagi mereka untuk menarik karyawan terbaik dan meningkatkan citra perusahaan, " kata Sheldon.
"Di Asia Pasifik, kami telah melihat sejumlah perusahaan teknologi yang meningkatkan kantor mereka dari virtual office ke kantor konvensional pada umumnya; dan peningkatan dari perkantoran Grade B ke Grade A.”
Meskipun biaya merupakan faktor penting, para perusahaan cenderung memilih lokasi kantor mereka berikutnya dengan memprioritaskan akses kepada orang-orang yang ahli dan berpotensial untuk dijadikan karyawan, tambah Mr. Sheldon.
"Perusahaan cenderung fokus pada tata letak kantor dengan ruangan inovatif dan memenuhi kebutuhan karyawan serta dapat meningkatkan tingkat efektifitas dan keterlibatan" katanya.
"Termasuk memberikan fleksibilitas dan pilihan lebih kepada karyawan atas lingkungan kerja mereka. Layanan berkualitas tinggi, dari makanan dan minuman hingga tempat rekreasi, ruang olahraga dan ruang untuk bersosialisasi, cenderung menjadi fitur standar di lokasi-lokasi kantor premium. "
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU