
Jakarta - Selain Menteng, Pondok Indah (460 ha) adalah perumahan yang disebut-sebut sebagai kawasan elit di Jakarta. Pengembangnya adalah PT Metropolitan Kentjana Tbk dengan areal mencangkup wilayah Kelurahan Pindok Pinang, Gandaria Selatan, dan Cilandak Barat.
Salah satu penanda elitnya kawasan ini adalah ukuran rumah dan tanahnya yang serba besar rata-rata di atas 200 m2, dengan jalan utama dan lingkungan lebar, jaringan utilitas di dalam tanah dan ruang terbuka hijau yang hijau luas, dilengkapi dengan fasilitas golf, mall area komersial, rumah sakit, sekolah dan apartemen mewah.
Menurut Ali Tranghanda, Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW), kawasan Pondok Indah memang sudah lama dikenal sebagai kawasan elit, karena memang dari dulu di sana banyak pejabat negara yang membangun rumah dengan luasan yang sangat besar. Hingga saat ini image tersebut belum memudar, jadi wajar saja jika sekarang banyak rumah di Pondok Indah yang menjual rumah dengan harga sangat mahal.
“Jadi sekarang, jika ada orang yang ingin membeli rumah dengan harga sangat tinggi di Pondok Indah, mereka sebenarnya mengincar prestige,” kata Ali kepada hariansuara.com, Selasa, (09/8/2016).
Sementara menurut Lisa Kuntjoro, pemilik kantor agen properti Era Home Pondok Indah, di kawasan Pondok Indah ada dua tipe pembeli, yakni tipe investor dan kolektor untuk tipe investor, merupakan jenis orang yang ingin membeli rumah dengna harga miring, kemudia kalau untuk tipe kolektor merupakan jenis konsumen yang melihat properti dari segi lokasi. Jika lokasinya dianggap bagus maka mereka akan membeli rumah dengan harga seberapa pun, walaupun harga tersebut tidak rasional.
“Tahun lalu ada seorang kolektor yang ingin membeli rumah seluas 5000 m2 seharga Rp 500 miliar,” kata Lisa.
Lisa juga mengatakan, dalam perkembangannya harga rumah di Pondok Indah sering tidak masuk diakal, karena banyak orang yang terlanjur terpukau dengan prestise kawasan. Contohnya seperti rumah dengan luas tanah 120 m2 dijual dengan harga Rp 6 miliar.
“Kalau saya dari pada membeli rumah dengan harga segitu, lebih baik investasi di lokasi yang lain,” ujar Lisa.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU