Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Inspirasi

Siswa SMP Jombang Ciptakan Pestisida Aman Dari Jahe & Mengkudu

Komunitas & Hobi
30 Jan 2017
 Siswa SMP Jombang Ciptakan Pestisida Aman Dari Jahe & Mengkudu

 

Jombang - Pelajar SMPN 1 Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, berhasil membuat pestisida untuk membasmi hama dan serangga yang terbuat dari bahan alami dari jahe dan mengkudu.

 

Guru IPA SMPN 1 Diwek Jombang Wulandari, Senin mengatakan sekolah terus mendorong dan mengajak serta anak-anak didiknya untuk membuat temuan baru yang bermanfaat.Sebelumnya para siswa telah mendapatkan pelatihan dari USAID Prioritas, sehingga termotivasi membuat penelitian.

 

"Setelah melakukan beragam percobaan akhirnya kami menemukan bahan jahe dan mengkudu adalah perpaduan yang pas sebagai pengganti pestisida," ucapnya.

 

Penggunaan pestisida secara berlebihan untuk membasmi hama dan serangga pada tanaman memiliki dampak buruk bagi kesehatan.

 

Karenanya ia mengajak anak didiknya untuk mencari bahan alternatif pengganti pestisida yang aman untuk tanaman dan lingkungan.Penelitian dimulai dari mencari literatur di dalam jaringan serta perpustakaan untuk menemukan bahan yang aman tersebut.

 

Beberapa hama tanaman yang bisa dimusnahkan dengan menggunakan pestisida alami berbahan dasar jahe dan mengkudu diantaranya adalah ulat buah, kutu daun, belalang, trips, kutu kebul, nematoda, dan antraknos.

 

Cara pembuatannya, menurutnya, cukup mudah.

 

Sepuluh buah mengkudu matang dihaluskan, dicampur 1 kilogram jahe diparut halus. Kemudian ditambah dengan 750 mililiter air, lalu disaring. Air saringan tersebut dimasukkan ke dalam botol semprotan dan siap digunakan.

 

Selama ini para siswa melakukan penelitian dan uji coba pada tanaman buah di sekitar halaman sekolah yang terkena hama.

 

Setelah dilakukan penyemprotan beberapa kali, ternyata hamanya semakin lama semakin berkurang dan mati. Tanaman pun tumbuh dengan lebih sehat dan aman dikonsumsi.

 

"Memang tidak seperti pestisida berbahan kimia yang langsung mematikan hama saat itu juga. Pestisida alami memerlukan waktu beberapa kali penyemprotan. Namun hasilnya untuk jangka panjang lebih aman dan sehat," terang Wulandari.

 

Namun, Wulandari mengatakan temuan pestisida alami masih memerlukan tindak lanjut. Sekolah pun belum berencana untuk mematenkan hasil temuan ini.

 

"Kami masih akan melakukan penelitian ulang lagi agar hasilnya lebih sempurna," katanya.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X