Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Inspirasi

Tenun Gaya Menteng Hadir untuk Semakin Dekat dengan Pelanggan

Komunitas & Hobi
24 May 2017
Tenun Gaya Menteng Hadir untuk Semakin Dekat dengan Pelanggan

 

hariansuara.com, Jakarta – Perancang busana dan pemilik merek Tenun Gaya, Wignyo Rahadi, sejak 17 tahun lalu konsisten menekuni produksi kain tenun dengan teknik Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Wignyo juga mengangkat motif kain Nusantara sebagai inspirasi utamanya.

 

Jika saat ini designer lain banyak menciptakan gaya kontemporer dengan menambahkan beragam ornamen pada design kain, Wignyo justru memiliki cara pandang yang menarik, yaitu menawarkan kain tenun yang lebih ‘apa adanya’.

 

"Hal ini karena proses pengerjaan produk kain secara manual memakan waktu panjang dan rumit. Apalagi menenun sendiri untuk 4-5 cm itu bisa satu hari, makanya yang sudah jadi pakaian, bisa 1-2 bulan," ujar Wignyo di Jakarta, Rabu (24/5).

 

Ia mengungkapkan, tidak ingin menutupi keindahan kain tenun ATBM dengan menambahkan ornamen lain yang berlebihan. Terbukti, pelanggan yang menghargai dan mencintai orisinalitas kain tenun semakin bertumbuh, bahkan merambah ke kalangan dewasa muda di Indonesia.

 

Wignyo mengaku, kain tenun dan pakaiannya yang sudah jadi, dilepas ke pasar dan menyasar baik pria maupun wanita, namun hal itu tergantung jenis bahan, dan hasil tenunannya.

 

 

"Kami menjualnya dengan harga Rp 3,5 juta hingga harga Rp 7 juta," imbuhnya.

 

Abidzar, seorang marketing profesional dan juga salah satu pelanggan setia Tenun Gaya, mencetuskan ide agar Tenun Gaya memantapkan eksistensinya dengan hadir di Menteng, kawasan premium yang juga merepresentasikan kualitas prima dari produk Tenun Gaya. Ternyata, hal ini sejalan dengan visi Wignyo untuk semakin mendekatkan Tenun Gaya dengan para pelanggannya.

 

Dalam merealisasikan Tenun Gaya Menteng, Abidzar kemudian menggandeng Widya Ardiani, yang juga merupakan pelanggan setia Tenun Gaya, sebagai partner untuk bisnis ini.

 

 

“Baik di Tenun Gaya Menteng ataupun Cipete, kami akan senantiasa menghadirkan produk yang lengkap dan pelayanan terbaik untuk para pelanggan kami,“ ujar Widya.

 

Momentum pembukaan Tenun Gaya Menteng ini juga bertepatan dengan menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Wignyo pun telah menyiapkan beberapa koleksi khusus yang akan membuat penampilan semakin menarik.

 

"Dalam berbagai acara bersilahturahmi, penampilan menjadi salah satu hal yang penting. Di Tenun Gaya Menteng, selain tersedia beragam pilihan kain tenun motif Nusantara seperti Songket, Ulos, dan kain lainnya, juga tersedia busana tenun (ready to wear). Seperti halnya di Tenun Gaya Cipete, pelanggan juga bisa mendapatkan busana yang eksklusif dengan cara memesan warna yang disuka, pilih motif dan desain busana yang diinginkan,“ papar Wignyo. (Albi Wahyudi)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X