Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Inspirasi

SabangMerauke Siap Sebarkan Semangat Toleransi ke Penjuru Negeri

Komunitas & Hobi
08 Jun 2017
SabangMerauke Siap Sebarkan Semangat Toleransi ke Penjuru Negeri

 

hariansuara.com, Jakarta - Komunitas SabangMerauke kembali menggelar program untuk anak bangsa yang diberi tema ‘SabangMerauke Siap Menyebarkan Semangat Toleransi ke Seluruh Penjuru Negeri’.

 

SabangMerauke (Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali) merupakan program pertukaran pelajar antardaerah di Indonesia yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, pedidikan, dan keIndonesiaan.

 

Program yang akan dilaksanakan pada 15 Juli – 5 Agustus 2017 ini telah memilih 15 Adik SabangMerauke (ASM) dari berbagai daerah di Indonesia dan 15 Kakak SabangMerauke (KSM) yang akan menjadi kakak pendamping selama program berlangsun

 

“SabangMerauke dibentuk atas upaya ikut serta membantu mewujudkan Indonesia yang lebih damai. Karena kami percaya, toleransi tidak bisa diajarkan, toleransi harus dialami dan dirasakan,” tegas Ayu Kartika Dewi selaku Co-Founders SabangMerauke.

 

Program yang dimulai tahun 2013 ini, bertujuan untuk membuka cakrawala anak-anak Indonesia dalam memahami pentingnya toleransi antar suku ataupun antar agama bagi masa depan bangsa.

 

Menurutnya, Program ini memberikan ruang bagi peserta untuk mengunjungi berbagai rumah ibadah, dan bertemu para pemimpin agama untuk memotivasi peserta menjadi seorang pemimpin bagi Indonesia kelak.

 

 

Dalam pelaksanaannya, ASM dan KSM yang sudah terpilih akan melakukan beberapa kegiatan selama program berlangsung, yakni sesi merayakan keberagaman, sejarah bangsaku, jelajah ilmu, bertemu pemimpinku, bersahabat tanpa batas serta teknologi dan cita-citaku.

 

Yandita, salah satu ASM yang pernah mengikuti program tersebut menceritakan pengalamannya selama mengikuti program SabangMerauke.

 

“Pengalaman yang berkesan buat saya adalah ketika saya dan keluarga Putri yang muslim, menemani keluarga saya dan Putri beribadah di Gereja Katedral. Setelah itu, mereka menemani kami salat Dhuha di Masjid Istiqlal. Disitu saya sangat merasakan toleransi, perbedaan sangatlah indah,” ucap Yandita Agustina, peserta asal Fak-fak, Papua Barat yang beragama islam.

 

Sementara, Reynold Hamdani selaku Managing Director SabangMerauke 2017 berharap semua pihak turut mendukung SabangMerauke berlanjut hingga tahun-tahun mendatang.

 

Untuk mendukung pelaksanaan program SabangMerauke, penggalangan dana bisa dilakukan melalui situs kitabisa.com di http://kitabisa.com//partners/sabangmerauke.

 

“Tahun 2017 ini merupakan tahun pencapaian baru bagi SabangMerauke, karena salah satu kisahnya terpilih sebagai Good Story of The Year mewakili Indonesia yang diselenggarakan oleh Singapore Internasional Foundation (SIF),” tambahnya. (Bintang Samudra)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X