
hariansuara.com, Tuban - Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) Al Uswah Tuban baru saja menyelenggarakan acara buka puasa bersama. Acara yang dihadiri para wali murid dan para murid SMPIT dan SMAIT serta sejumlah anak yatim piatu ini mengambil tema `Menjadi Anak dan Orang Tua Teladan`.
Acara yang sekaligus dilaksanakan dalam rangka program Akhir Tahun Pelajaran 2016/2017, menghadirkan pembicara dari Lembaga Psikologi Lamongan, yaitu Drs. Supriyanto Helmy Tanjung, M.Psi., M.Pd.
Dalam ceramahnya, Helmy, demikian motivator ini begitu akrab dipanggil, menyoroti kegagalan modernisme dan post modernisme dalam membangun manusia seutuhnya.
“Manusia modern telah menempatkan manusia seperti mesin. Sehingga mereka teralienasi pada titik yang sangat mengkhawatirkan,” ungkap Helmy.
Solusi post modernism itu menurutnya, tidak serta merta menemukan jalan keluar kebuntuan jiwa. “Spiritualisme dan intuisi yang ditawarkan tidak mampu menjadikan manusia bahagia dan beradab. Pada titik inilah agama akan menjadi alternatif yang sangat signifikan. Agama, tidak hanya menjadikan manusia mengerti esensi penciptaan. Namun lebih jauh lagi, agama mengajarkan pentingnya menghargai perbedaan dan kepekaan sosial.”
Pada sesi sebelumnya, diadakan penyerahan sumbangan kepada anak yatim di daerah sekitar. Diharapkan, anak-anak yang kurang beruntung ini bisa merasakan kebahagiaan menjalani bulan Ramadan dan merayakan Hari Raya Iedul Fitri 1438 H. (SHT)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU