Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Inspirasi

Menjaga Cinta 37 Derajat Celcius

Komunitas & Hobi
23 Jul 2017
Menjaga Cinta 37 Derajat Celcius

 

hariansuara.com, Lamongan - Dalam rangka halal bihalal, TKIT (Taman Kanak-kanak Islam Terpadu) dan KBIT (Kelompok Bermain Islam Terpadu) Yayasan Amal Islami Lamongan mengadakan acara `Parenting Skill`.

 

Dihelat di Gedung Handayani Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan dan menghadirkan motivator dari lembaga psikologi, yaitu Drs. Supriyanto Helmy Tanjung, M. Psi., M. Pd. Acara yang bertajuk `Cinta 37 Derajat Celcius` ini dihadiri oleh pasangan wali siswa dari TKIT dan KBIT.

 

Turut hadir pula Plt UPT Kecamatan Lamongan Bapak Ikhya Ulumuddin, S. Pd. M. Pd., Ketua PGRI, Did. Rahardjo, M. Pd., Ibu Hj. Istianah, S.Pd, M.Pd, Pengawas TK UPT Dinas Pendidikan kecamatan Lamongan, dan Guntoro, M.Pd, Penilik PAUD UPT Dinas pendidikan kecamatan Lamongan.

 

 

Dalam kata sambutannya, Ikhya Ulumuddin menjelaskan peran penting dari program Kabupaten Lamongan, yaitu Program 18-21. Ini sebuah program yang mewajibkan keluarga mematikan semua peralatan elektronik demi menemani anak belajar mulai pukul 18.00 WIB sampai 21.00 WIB.

 

Program yang dicanangkan Bupati Fadeli ini diharapkan di samping merekatkan kimiawi keluarga, juga mengasah kecerdasan rohani keluarga.

 

Sambutan dari Rahardjo, sebagai keynote speaker menjelaskan tentang momen usia emas anak agar orang tua benar-benar memperhatikan kebutuhan pertumbuhan dan perkembangannya.

 

Pada acara inti, Helmy Tanjung memaparkan bahwa manusia itu butuh kehangatan, bukan kepanasan atau kedinginan.

 

 

“Manusia normal bersuhu sekitar 37 derajat Celsius. Suhu ini harus terjaga, tidak boleh terlalu panas atau terlalu dingin. Kalau terlalu panas, rumah tangga akan bahaya. Kalau cinta terlalu dingin juga bahaya. Menjaga suhu cinta agar iklim rumah tangga bahagia,” tuturnya.

 

Menurutnya ada beberapa jurus yang bisa dilakukan pasangan untuk menjaga agar suhu rumah tangga tetap normal terjaga.

 

“Yaitu meningkatkan kepekaan, menjaga lingkungan keharmonisan, menjaga aliran darah, menjaga syaraf `hipotalamus`, agar suhu cinta tetap terjaga. Manusia bukanlah malaikat bukan pula hewan. Manusia menyimpan air mata dan dengannya rumah tangga akan terjaga."

 

 

Demam, kadang hanyalah sarana agar titik setimbang suhu kembali normal. Kalau terlalu dingin, sunyi artinya keluarga memerlukan `selimut` agar terhindar dari serangan sendiri, ego, dan perasaan menang sendiri.

 

"Intinya, saling menghangatkan maka akan terjadi chemistry kimiawi keluarga, " tutupnya.

 

Dalam acara tersebut juga diberikan doorprize bagi keluarga terlama masa pernikahannya dan yang bisa menjawab pertanyaan panitia, terutama masalah kerumahtanggan. (SHT)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X