hariansuara.com, Biak – Para seniman dan budayawan yang tergabung ke dalam Komunitas Kamasan Biak (KKB) mendapat simpatik dari jajaran dinas Kebudayaan Biak, dengan melakukan aksi gerakan menata kota Biak. Yakni dengan menghiasi perkantoran pemerintah, sekolah dan markas komando satuan TNI/Polri serta fasilitas umum dengan hiasan ornamen ukiran bernuansa khas Biak. Kepala Dinas Kebudayaan Biak Aner AR Rumakito di Biak mengatakan, aksi gerakan menata kota Biak merupakan wujud nyata kepedulian seniman dan budayawan yang tergabung dalam komunitas Kamasan Biak untuk membangun daerah dengan beragam ukiran khas Bak. "Jajaran Dinas Kebudayaan Biak sangat mendukung pelaksanaan gerakan aksi menata kota Biak yang dipelopori komunitas kamasan Biak," ungkap Kadis Kebudayaan Aner Rumakito di Biak, Jumat (20/10). Ia mengatakan, aksi menata kota Biak dengan ukiran khas daerah akan dilakukan KKB bersama Dinas Kebudayaan pada 54 lokasi perkantoran, pasar, sekolah, hotel, jalan raya, mako satuan TNI/Polri dan perbankan. Aner mengajak semua elemen masyarakat untuk mendukung aksi gerakan menata kota Biak dari seniman dan budayawan di Kabupaten Biak Numfor. Pelaksanaan gerakan aksi menata kota Biak dilakukan mulai Jumat 20 Oktober 2017 dipusatkan di depan kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Jalan Majapahit distrik Samofa. Puluhan seniman dan budayawan anggota Komunitas Kamasan Biak diketuai Benny Amunauw melaksanakan aksi sosial menata kota Biak sebagai kecintaan untuk melestarikan ukiran bermotifkan khas Biak. Aksi para seniman dan budayawan dalam mengelar ukiran bernuansa khas Biak di jalan mendapat simpatik dari para pemilik kendarana yang melintas.
Antara
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU