
Jakarta - Menurut sebagian orang, fotografi merupakan sebuah hobi yang terbilang mahal, mulai dari membeli kamera, lensa serta aksesorisnya yang harganya puluhan bahkan hingga ratusan juta rupiah.
Mungkin anggapan itu memang benar, namun tidak demikian untuk teman-teman yang tergabung dalam Komunitas Kamera Pinjaman. Sesuai dengan namanya, komunitas ini memang merupakan wadah bagi mereka yang ingin belajar fotografi, tetapi memang kebetulan belum memiliki modal untuk membeli kamera.
Komunitas ini terbentuk berawal dari ajang kumpul-kumpul beberapa pemuda yang memang memiliki hobi untuk memotret, namun sayangnya mereka tidak memiliki kamera. Tanpa berputus asa, maka mereka pun mencoba meminjam kamera dari sana-sini, mulai dari teman, sahabat, paman, kakak, senior dan lain-lain. “Karena memang kondisi kita saat itu, sering meminjam kamera untuk memotret, jadi kita beri nama saja komunitas kami kamera pinjaman,” kata Arief Wahyudi, Administrator Kamera Pinjaman.
Menurut Arief, tujuan didirikannya komunitas ini memang sebagai wadah bertukar informasi bagi mereka yang memiliki hobi fotografi namun kebetulan belum memiliki kamera. Karena menurut Arief, untuk menyalurkan hobi fotografi seseorang tidak harus memiliki kamera, semua itu tergantung dari niat dari orang tersebut, kalau dirinya niat pasti bisa belajar.
Seiring berjalannya waktu, anggota komunitas ini kian bertambah, anggota mereka pun tidak hanya berasal dari Jakarta saja tetapi juga ada yang dari Bandung, Solo, Semarang, Geresik, hingga Malang.
Sama seperti komunitas fotografi pada umumnya, komunitas ini pun memiliki beragam kegiatan, mulai dari hunting foto bersama, workshop fotografi hingga pameran. Tidak hanya itu, dalam komunitas ini setiap anggota bisa bebas saling bertukar informasi mengenai fotografi, mulai dari bagi mana cara mengambil gambar yang baik, teknik dasar fotografi, membuat kamera lubang jarum, dan lain-lain.
Saat ini komunitas ini pun memiliki sebuah web site yang diberinama kamerapinjaman.com, disana setiap anggota kamera pinjaman, bisa bebas saling bertukar informasi mengenai fotografi ataupun mengupload hasil karyanya. Uniknya, komunitas ini memiliki peraturan bagi anggotanya yang ingin mengupload fotonya, yakni diwajibkan mencantumkan nama pemilik kameranya. “Hal tersebut memang sengaja kami lakukan sebagai tanda terimakasih karena telah dipinjamkan kamera,”kata Arief.
Namun, diakui Arief, komunitas ini tidak tebatas untuk orang yang tidak memiliki kamera, orang yang memiliki kamera pun boleh saja masuk ke dalam komunitas ini, namun dengan syarat mereka mau meminjamkan kamera mereka.
Menurut Arief, menggunakan kamera pinjaman ini memang ada untung dan ruginya, ruginya adalah mereka susah untuk dapat menguasai suatu jenis kamera karena sewaktu-waktu bisa diminta lagi oleh yang empunyanya, tepi dilain sisi mereka justru dapat keuntungan karena dapat mengenal berbagai macam tipe dan karakter kamera dari beberapa merek dan tipe.
So... salut buat komunitas kamera pinjaman, jangan sampai keterbatasan alat membuat kalian berhenti berkreatifitas ya...
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU