
Jakarta - Kesukaan terhadap tokoh komik, film, ataupun musik memang terkadang membuat orang ingin memiliki serta memainkannya. Tak heran, jika sudah menyenanginya, kita seperti “gila” dibuatnya dengan memburu beragam pernak-perniknya sampai keujung dunia.
Tak percaya? Lihat saja komunitas Indonesia GI Joe Society (IGS), komunitas penggemar cerita GI Joe ini memang begitu menyenangi cerita GI Joe. Saking senangnya, mereka rela mengeluarkan kocek besar untuk memburu beragam pernak-perniknya.
G.I. Joe sendiri adalah sebuah permainan action figures bertemakan militer yang pertama kali dibuat oleh perusahaan mainan Amerika Serikat, Hasbro. Awalnya produk ini menawarkan desain action figure empat cabang militer Amerika Serikat yaitu Angkatan Darat (Army), Angkatan Laut (Navy), Angkatan Udara (Air Force) dan Marinir (Marines). Singkatan G.I. sendiri adalah Government Issue dan menjadi istilah standar bagi tentara Amerika Serikat, terutama angkatan darat.
Seiring berjalannya waktu, GI Joe pun semakin dikenal di dunia, saking terkenalnya tak heran, GI Joe pun diangkat menjadi sebuah cerita kartun, komik, hingga cerita layar lebar. Terakhir cerita GI Joe diangkat menjadi film layar lebar berjudul GI Joe “Retaliation” tahun 2013.
“Di rumah, saya memiliki ratusan koleksi action figure mengenai GI Joe,” kata Yudhistira Adiatman salah satu pendiri IGS.
Yudhis pun mengaku, untuk mengkoleksi beragam pernak-perniknya tersebut, dirinya rela merogoh kocek yang tidak murah,”Mungkin jika dikalkulasikan, saya sudah menghabiskan dana sektar Rp. 30 juta untuk membeli beragam action figure tentang Gi Joe,” kata Yudhis sambil tersenyum.
Yudhis mengatakan, pertamakali suka dengan GI Joe saat dirinya menonton film kartun Gi Joe ketika anak-anak, karena cerita dianggap menarik akhirnya ia pun kepincut dan mulai menyukai GI Joe,”Saat itu saya belum banyak memiliki action figure karena mahalnya harga yang ditawarkan, dan akhirnya saya baru bisa mengkoleksi action figure GI Joe saat sudah dewasa,” jelas Yudhis.
Lain lagi ceritanya dengan Baong salah satu anggota IGS ini mengaku memiliki sekitar 300 buah action figure GI Joe, tidak hanya itu dia juga memiliki beragam komik dan film kartun yang berkaitan dengan GI Joe.
Menurut Baong, Action figure yang mereka miliki ternyata merupakan investasi yang menguntungkan di kemudian hari. Hal ini dikarenakan, semakin lama produksi action figure GI Joe maka semakin mahal pula harga jualnya,”Jika action figure tersebut sudah langka, maka harga jualnya pasti akan mahal,” kata Baong menegaskan.
IGS sendiri berdiri April 2007, berawal dari sebuh forum di dunia maya maka tercetuslah ide untuk membuat sebuah komunitas pecinta GI Joe. Menurut Ogi Dwiputra ketua umum IGS, tujuan dari dibentuknya komunitas ini adalah sebagai wadah untuk bertukar informasi mengenai beragam hal yang berkaitan dengan GI Joe, mulai dari info jual beli pernak-pernik mengenai GI Joe, mulai dari tukar menukar koleksi, hingga informasi mengenai toko yang menjual pernak-pernik GI Joe.
Seiring berjalannya waktu komunitas ini pun memiliki segudang kegiatan, mulai dari mengikuti event toysfair, nonton bareng film GI Joe, hingga gathering bulanan. Tidak hanya itu, mereka pun saat ini memiliki sebuah web yang di kelola oleh anggota IGS, www.indogijoe.com nama web mereka. Di web itu pula jalinan komunikasi diantara para member IGS tercipta.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU