Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Inspirasi

Ayo Tunjuk Tangan Siapa yang Namanya Asep!

Komunitas & Hobi
14 Aug 2016
Ayo Tunjuk Tangan Siapa yang Namanya Asep!

 

Jakarta - Bagi orang Indonesia, khususnya Jawa Barat tentu sudah tidak asing lagi mendengar nama Asep. Ya, nama Asep memang sesungguhnya berasal dari kata kasep yang artinya tampan (bahasa Sunda). Di Jawa Barat biasanya para orangtua sering memanggil nama anak lelakinya dengan sebutan Asep sebagai bentuk panggilan sayang.

 

Di Indonesia sendiri nama Asep begitu familiar, bahkan ada beberapa public figure negeri ini yang menggunakan nama Asep. Contohnya, Asep Sunandar (dalang), Asep Irama (penyanyi), dan sebagai000000000000000000000000000nya.

 

Tapi tahukah Anda? Saking banyaknya orang yang menggunakan nama Asep, akhirnya ada sekolmpok orang yang membentuk sebuah komunitas yang kesemua anggotanya bernamakan Asep, dan komunitas itu disebut Paguyuban Asep.

 

Komunitas ini berdiri sekitar 2009, berawal dari keisengan seorang Asep Iwan Gunawan yang membuat lontaran pertanyaan nyeleneh di facebook dengan menulis, “How Many People Whose Name Asep are there in Facebook”, siapa yang menyangka ternyata pertanyaan ini disambut positif oleh para Asep. Mereka yang bernama Asep pun mengusulkan untuk dibuatkan sebuah komunitas sebagai wadah silaturahmi orang-orang yang bernama Asep. 

 

“Saat ini ada ribuan orang yang bergabung ke dalam grup facebook kami, namun yang memiliki ID baru 200 orang,” jelas Asep Kambali, salah satu Admin Paguyuban Asep. 

 

Anggota yang bergabung dalam komunitas ini pun berasal dari berbagai latar belakang profesi. Ada yang menjadi pengusaha, tenaga ahli, Pegawai Negeri Sipil, sejarahwan, hingga tukang bersih WC. Makanya tak heran ketika gathering, para anggota komunitas ini memanfaatkannya sebagai ajang untuk menambah link bekerja atau berbisnis. 

 

“Bahkan ada tukang cukur langganan saya bernama Asep, saya paksa untuk bergabung ke dalam komunitas,” kata Asep Kambali lagi.  

 

Menurutnya, dalam perkembangannya komunitas ini tidak hanya dibentuk untuk wadah silaturahmi saja, namun juga sebagai media melestarikan budaya Sunda. Di komunitas ini para anggotanya diajak untuk lebih mengenal dan mencintai kebudayaan Sunda.

 

“Saat ini telah terjadi degradasi kebudayaan di tengah masyarakat, bahkan ada sebagian anggota kita yang malu menggunakan nama Asep, karena kelihatan tidak gaul dan modern,” jelas Asep Kambali.    

 

Komunitas ini pun kerap mengadakan kegiatan yang positif, contohnya kegiatan sosial bagi-bagi daging kurban dan peduli pendidikan kepada masyarakat yang membutuhkan. 

 

Nah, bagi Anda yang bernama Asep dan tertarik ingin bergabung ke dalam komunitas Paguyuban Asep, penuhi syarat-syaratnya yang cukup mudah. Selain tentunya memiliki nama Asep (dibuktikan dengan KTP) dan membayar uang pendaftaran sebesar Rp.150 ribu untuk biaya pembuatan ID card serta memperoleh T-shirt paguyuban. (*)

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X