
Jakarta - Stadion Maracana di Rio De Janeiro akan dibuka kembali bulan depan tepatnya 8 Maret saat Klub Brasil Flamengo tanding dengan San Lorenzo di Copa Libertadores.
Pertama kali dibuka pada tahun 1950, Maracana yang memiliki 79.000 kursi direnovasi menjelang Piala Dunia 2014 dalam proyek yang dinodai oleh tuduhan korupsi.
Sebelum dibuka kembali, stadion ini “ditinggalkan” karena perselisihan politik dan hukum. Stadion dibiarkan terbengkalai dengan keadaan rumput lapangan menguning, tribun yang berkarat dan pencuri yang mencuri kursi.
Listriknya bahkan terputus selama berbulan-bulan sebagai akibat dari entitas yang terlibat dalam hal siapa yang yang menjalankan, menggunakan dan pemeliharaan stadion.
Dilansir AFP, Kamis, (23/2/2017), Konsorsium swasta, Maracana SA, menyerahkan stadion kepada pihak penyelenggara Olimpiade selama delapan bulan hingga 30 Oktober tahun lalu. Maracana SA dimiliki oleh Odebrecht, perusahaan Brasil yang eksekutifnya dipenjara dalam skandal korupsi besar yang juga melibatkan politisi Brasil. Pemerintah negara bagian Rio, mengatakan Konsorsium bertanggung jawab untuk pemeliharaan.
Flamengo mengatakan kesepakatan dicapai dengan Maracana SA "tidak ada hubungannya dengan negosiasi yang sedang berlangsung".
Saat ini dua kelompok bisnis Perancis Lagardere dan GL Event mengambil alih dalam pengelolaan Stadion Maracana.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU