
Roma - Lazio menaklukkan AS Roma untuk pertama kalinya dalam delapan pertemuan pada Rabu, meski terdapat yel-yel rasis dan boikot oleh para penggemar mereka yang menodai kemenangan 2-0 pada pertandingan leg pertama semifinal Piala Italia.
Sergej Milinkovic-Savic dan Ciro Immobile mencetak gol pada masing-masing babak untuk Lazio, yang terakhir kali menaklukkan tetangga mereka di final Piala Italia pada Mei 2013, di Stadio Olimpico.
Bek Roma Antonio Rudiger berulang kali menjadi sasaran yel-yel rasis dari para penggemar Lazio sepanjang babak pertama, yang membuat pembawa acara di stadion mengumkan dua peringatan bahwa pertandingan akan dihentikan jika yel-yel seperti itu masih terus terdengar. Setelah itu, yel-yel tersebut tidak terdengar lagi.
Roma mengakhiri pertandingan dengan kondisi stadion yang tidak penuh ketika para penggemarnya meneruskan boikot mereka sebagai bentuk protes terhadap partisi-partisi yang dipasang di Curva Sud (Tribun Kurva Selatan).
Otoritas berwenang telah merendahkan partisi sebagai bentuk kompromi namun para penggemar AS Roma menginginkan benda itu dihilangkan, mengatakan pagar pembatas telah membatasi pandangan mereka ke lapangan dan memisahkan grup-grup penggemar yang biasanya duduk bersama-sama.
Mereka juga mengatakan bahwa mereka dilarang mengibarkan bendera-bendera dan spanduk, serta didenda karena duduk di kursi-kursi yang keliru.
Gelandang Roma Radja Nainggolan relatif tidak mampu berbuat banyak saat Lazio tampil lebih baik.
Roma memenangi lima dari tujuh pertemuan terakhir, semuanya di Liga Italia, sedangkan dua pertandingan lain berakhir imbang.
Antara
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU