
hariansuara.com, Jakarta – Timnas Indonesia U-16 sukses merebut gelar juara Tien Phong Plastic Cup 2017 yang diselenggarakan di Vietnam pada Minggu (18/6). Namun, pelatih tim nasional U-16, Fakhri Husaini meminta timnya tidak terlena dengan gelar juara tersebut.
"Saya harap kami tidak terlena karena tugas belum selesai. Berikutnya ada kompetisi yang lebih berat yaitu Piala AFF serta kualifikasi Piala Asia pada Juli dan September 2017," ucapnya.
Ia tetap bersyukur atas gelar internasional tersebut yang diikuti empat negara termasuk Indonesia.
Menurutnya, juara dapat diraih atas kerja sama dan kerja keras semua elemen tim yaitu para ofisial, tim pelatih dan tentu saja seluruh pemain.
"Saya bangga dengan semangat pantang menyerah dan tidak kenal takut yang diperlihatkan para pemain," tambahnya.
Tim asuhannya mendapatkan banyak pelajaran dari keikutsertaan di Tien Phong Plastic Cup 2017. Namun, masih banyak yang perlu ditingkatkan dari tim untuk laga-laga ke depan.
"Ada beberapa catatan yang perlu diperbaiki. Izinkan saya juga berterima kasih kepada masyarakat dan pencinta sepak bola Indonesia, juga ofisi serta pemain timnas U-16 yang masih di Cijantung, Jakarta Timur, dan tidak ikut berangkat ke Vietnam, atas doa dan dukungan kepada kami," tuturnya.
Tim nasional U-16 Indonesia berhasil menjadi juara Tien Phong Plastic Cup 2017 setelah mencatatkan poin tertinggi di turnamen dengan tujuh poin dari tiga laga.
Indonesia menang atas Myanmar 4 - 1, seri dengan tuan rumah Vietnam 1 - 1 dan menaklukkan Taiwan di partai terakhir dengan skor telak 11 - 0.
Selain gelar juara, Indonesia juga meraih penghargaan ‘Fair Play Award’, pencetak gol terbanyak atas nama Rendy Juliansyah dengan mengemas tujuh gol dan pemain terbaik sepanjang turnamen atas nama Hamsah Lestaluhu.
Gelar juara di Vietnam menjadi modal positif bagi timnas U-16 yang berikutnya akan berlaga di Piala AFF U-15. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU