Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Inspirasi

Gurihnya Usaha Olahan Singkong Sri Widiana

Peluang Usaha
06 Sep 2017
Gurihnya Usaha Olahan Singkong Sri Widiana

hariansuara.com, Bekasi - Belum terpikir  oleh Sri Widiana  memulai usaha setelah memutuskan resign dari sebuah perusahaan swasta. Yang pertama muncul dalam benaknya adalah bagaimana  menyesuaikan frekuensi dirinya  dengan lingkungan sekitar terutama rumah. Saat itu Ana sapaan akrabnya mempunyai anak yang menjadi tanggung jawabnya, namun selalu ditinggal  dari mulai pagi hingga malam demi pekerjaannya sebagai seorang pegawai.

Selepas resign, Ana pun banyak menghabiskan waktu dengan buah hatinya. Setelah mereka masuk  usia sekolah, Ana mulai berpikir memulai bisnisnya sendiri. Awal pertemuannya dengan seorang teman menggugah dirinya untuk membuat olahan makanan. Pilihannya jatuh kepada makanan ringan, sekaligus makanan tradisional, singkong!

“ Kenapa Singkong, karena semua orang tahu singkong itu dan singkong adalah makanan rakyat disemua daerah di Indonesia. Namun kebanyakan orang tahunya singkong itu direbus atau digoreng. Nah, saya  membuat olahan singkong yang berbeda dan modern” tuturnya beberapa waktu lalu.

Ana berikan nama makanan olahannya dengan Olasing atau olahan singkong. Produk pertamanya berupa Singkong beku di tahun 2008. Modal awal yang Anna gunakan waktu itu sebesar Rp.5 Juta rupiah untuk membeli segala macam keperluan dan peralatan untuk menunjang produksinya.  Olasing diproduksi di rumahnya di wilayah Bekasi. Bahan baku berupa singkong dibeli Ana di Pasar baru dan Pasar Kranji. “Saya beli dan harus langsung diolah secara singkong rentang dengan kebusukan” katanya.

Singkong diolah Ana hingga menjadi singkong beku. Namun pemasaran Olasing Ana masih terbatas hanya  di sekitaran teman, lingkungan rumah, bazaar  dan rekan sejawat. Olasin  tidak masuk di supermarket lantaran mahalnya biaya yang harus dikeluarkan. Bisnis olahan makanan iniberjalan seadanya.

Nah,  dua tahun belakangan ini Ana semakin berkonsentrasi meningkatkan produksi olahan singkongnya. Ndilalah,   disaat  bersamaan  kebutuhan ekonomi keluarga semakin meningkat, usaha ini lantas  menjadi tambahan penghasilan bagi keluarganya.  Kemasan produk olasing kemudian dipercantik. Olasing juga merambah dunia maya dengan membuat website dan sosial media.

“Olasing  ini dibuat tanpa bahan pengawet dan mengandung gizi tinggi dengan tambahan keju asli, dengan masa expired sampai 7 bulan dari tanggal produksi, jika di simpan di dalam freezer. Keistimewaan singkong beku dari Olasing selain bisa digoreng dan disajikan dengan bumbu tabur rasa spesial sabrinacassava, nikmat juga apabila di olah dengan dikukus.” tutur Ana.

Selain produksi singkong beku, kini  Olasing juga memproduksi Lasagna atau sejenis pasta  tetapi terbuat dari singkong.  Isinya tetap mempertahankan ayam, namun dibungkus dengan dengan singkong  dan menggunakan tepung singkong atau non- terigu. Tak hanya itu Olasing juga  merambah ke minuman berupa Juice,  bahan bakunya tidak berupa singkong melainkan rumput laut.  Rumput laut yang dibuatnya beragam rasa, dari mangga, sirsak, buah naga dan rasa lainnya dan menggunakan buah asli. Tanpa dinyana, Ana mengatakan respon dari masyarakat cukup positif terhadap produk Olasing diluar singkong bekunya.

Untuk satu minggunya Ana menghabiskan sekitar  100 kg singkong  dengan produksi dua kali seminggu yang dikerjakan oleh karyawan yang berjumlah tiga orang. Juice olasing rata-rata memproduksi 50 botol sehari.   Harga juice olasing dibandrol Rp.10.000 perbotolnya, sedangkan untuk Lasagna sebesar Rp.25.000. Olasing juga menerima reseller dengan minimum order.

Dengan distribusi produk Olasing di sekitar wilayah Jabodetabek, omzet yang diperoleh Olasing kurang lebih Rp.50 juta perbulannya. Kendati meraup banyak penghasilan dari Olasing, Sri Widiana memiliki angan-angan. Impiannya sederhana yaitu   Olasing dapat mendirikan  dan memliki gerai sendirinya entah itu  di mal atau di tempat lainnya. “Mudah-mudahan impian ini dapat terwujud di kemudian hari” pungkasnya.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X