
Jakarta - Pegawai kementerian olahraga Belarusia yang mengadakan protes pro-Rusia selama upacara pembukaan Rabu kemarin dipaksa keluar dari Paralimpiade Rio.
Pegawai itu membentangkan bendera Rusia tinggi-tinggi untuk menunjukkan solidaritasnya menyusul Rusia yang tidak boleh mengikuti Paralimpiade Rio
Komite Paralimpik Internasional (IPC) mengatakan, "Individu yang bersangkutan diidentifikasi sebagai tamu Sekjen Belarus yang seharusnya tidak menjadi bagian yang berbaris di tempat pertama."
Dilansir independent.co.uk, Jumat, (9/9/2016), Natalya Eismont, juru bicara Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, mengatakan itu bukan sikap spontan. Dia mengatakan, "Kita berdiri dengan Paralympians Rusia."
IPC melarang Rusia setelah laporan McLaren yang menemukan bukti program doping yang disponsori negara. Semua 267 atlet Paralimpiade Rusia yang dimaksudkan untuk bersaing di Rio telah ditangguhkan, termasuk ratusan yang secara pribadi menghubungi IPC meminta untuk ikut berlomba.
Laporan Richard McLaren yang ditugaskan oleh Badan Anti-Doping Dunia menemukan bukti kecurangan Rusia di beberapa kompetisi internasional utama sejak tahun 2010.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU