Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Sport

Atlet Sepeda Indonesia Tambah Kuota ke Olimpiade

Sport
08 Jun 2016
Atlet Sepeda Indonesia Tambah Kuota ke Olimpiade

 

Jakarta - Diluar dugaan, pembalap BMX Indonesia, Toni Syarifuddin mencetak sejarah baru dengan menjadi pembalap BMX pertama asal Indonesia yang berlaga di Olimpiade Rio De Janeiro, Brasil,  5-21 Agustus 2016 mendatang.

 

Keberhasilan Toni ke Olimpiade diraih usai memastikan dirinya menggantikan Brasil dengan menggunakan alokasi kuota tuan rumah, yang merupakan jatah Brazil otomotis meloloskan atletnya sebagai tuan rumah Olimpiade, berada pada peringkat 12 ranking kualifikasi Olimpiade Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI).

 

"Saya senang bisa lolos ke Olimpiade. Dengan bisa berlaga di Olimpiade ini, saya berharap, olahraga bmx bisa semakin dikenal di Indonesia dan makin banyak peminatnya. Sekarang saya akan mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk berlaga di Brasil yang akan menggunakan sirkuir supercross," kata Toni di Jakarta, Rabu (8/6/2016).

Keberhasilan Toni menjadikan dirinya pembalap sepeda kelima dari Indonesia yang berlaga di Olimpiade, setelah  sebelumnya kuartet Hendrik Brooks, Rusli Hamsjin, Theo Polhaupessy, dan Sanusi berlaga di Olimpiade Roma, Italia 1960 pada nomor jalan raya dan team time trial.

 

Toni menjadi atlet ke-23 dari Indonesia yang lolos ke Olimpiade Rio 2016 setelah Indonesia meloloskan 10 pebulu tangkis, 2 atlet panahan, 7 atlet angkat besi, 2 atlet dayung, dan 1 atlet atletik.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), Raja Sapta Oktohari mengatakan, momen keberhasilan Toni berlaga di Olimpiade, akan menjadi bagian dari pembelajaran pihaknya dalam merencanakan dan mempersiapkan atlet untuk ikut ke multiajang, terutama Olimpiade yang merupakan multiajang terbesar di dunia.

 

"Sekarang gambarannya sudah sangat jelas. Kalau orientasi kita mau ikut Olimpiade, maka kualitas atlet kita harus sesuai dengan standar Olimpiade, makanya venue di Indonesia juga harus di upgrade semua. Sedang kita rencanakan untuk Jakarta di Ceger, Banyuwangi, dan Siak," tuturnya.

 

Antara

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X