
hariansuara.com, Barcelona - Pebalap F1 tim McLaren Fernando Alonso mengancam akan hengkang jika timnya tidak bisa memberikan mobil yang berpotensi memenangkan balapan.
Alonso sendiri menyisakan kontrak sampai tahun 2017 bersama McLaren.
"Prioritas pertama saya adalah bermain untuk McLaren pada tahun depan. Namun, kalau bulan September sampai Oktober, tim tidak bisa memberikan mobil juara, saya akan membuka diri kepada pihak lain terkait masa depan saya," ungkap Alonso
McLaren hampir tanpa prestasi beberapa tahun terakhir dan belum pernah memenangkan balapan sejak tahun 2012.
Pada musim 2017 McLaren belum menorehkan satu poin pun dari empat seri F1. Inilah yang menjadi pertimbangan Alonso terkait masa depannya.
Pebalap Spanyol berumur 35 tahun itu bahkan pernah mengikuti kejuaraan balapan mobil Indianapolis 500 pada akhir Mei 2017 yang membuatnya absen di GP Monaco.
Alonso diketahui berambisi untuk menjadi pebalap kedua yang menyandang status "Triple Crown", julukan bagi pebalap pemenang gelar juara dunia F1, Indianapolis dan Le Mans 24 Hours.
Namun, ia mengaku masih mencintai kehidupannya di F1. Di mana spesifikasi semua mobil peserta bisa meningkatkan kecepatan di tikungan.
Dia pun meminta timya untuk meninggikan kualitas kalau mau bersaing menjadi juara.
"Ada beberapa hal yang perlu kami letakkan di tempat benar, dimulai minggu ini sampai musim berakhir. Saya berharap saat tersebut menjadi awal untuk masuk ke persaingan juara," tuturnya.
Kejadian itu kemudian berlanjut ke Bahrain, di mana pebalap McLaren lain, Stoffel Vandoorne tidak bisa berlomba juga karena masalah mesin.
"Jadi sangat penting bagi kami untuk meningkatkan kemampuan serta keandalan kami dan berusaha menyelesaikan setiap seri dengan dua mobil yang kami miliki," ujar Alonso.
Alonso selanjutnya bersiap menghadapi balapan F1 seri kelima di Spanyol pada Minggu (14/5). (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU