
Bandung - Perhelatan PON yang diselenggarakan pada 17-29 September mendatang dipastikan hampir rampung .
Tercatat beberapa venue dipastikan hampir selesai dibangun sebelum perhelatan, diantaranya venue renang, takraw, stadion Gelora Bandung Lautan Api, Taekwondo, dan Hoky.
Selain penyelesaian venue, pihak PB PON juga memastikan beberapa sarana dan prasarana juga akan rampung, seperti pembangunan tol serta jalanan menuju beberapa venue.
"Kita harapkan segera terselesaikan semua proses pembangunan ini, tapi sesuai perkiraan semua akan rampung pada Juni, sedangkan sarana seperti tol maksimal Agustus nanti," papar Ketua Umum PB PON, Ahmad Heryawan, di Bandung, Kamis (19/5/2016).
Tercatat untuk proses persiapan PON ini, menggeluarkan dana sekitar Rp. 2,8 T dari APBD dan Rp. 135 M dari APBN. Biaya terbesar dikeluarkan panitia PB PON untuk pembukaan venue, pembukaan, penutupan, jalanan akases venue, serta alat olahrahga.
"Biaya besar itu bukan untuk dihamburkan, tapi untuk kebutuhan PON, jadi dana ini semua untuk investasi jangka panjang untuk pembangunan, yang kedepan bisa digunakan para atlet daerah dan masyarakat luas," papar Ahmad Heryawan yang juga Gubernur Jawa Barat.
Menanggapi hal ini, Ketua tim Panwarsah PON, Inugroho usai melakukan kunjungan kebeberapa venue PON di Jawa Barat menilai, bahwa Jawa Barat sudah melakukan persiapan yang bagus, termasuk pembangunan venue-venue yang ada, sudah mencapai tahap 80 persen.
"Kami yakin pada Juli nanti semua bangunan akan rampung, dan semoga juga Gelora Bandung Lautan Api cepat selesai. Semua laporan kita terima dan kita pantau terus perkembangannya, kita terus berkomunikasi dengan panitia PON," kata Inugroho.
Selama kunjungannya di Bandung, tim Panwarsah PON mengunjungi beberapa venue, seperti sepak takraw, renang, taekwondo, hoky dan beberapa venue lainnya. (Andri/Harry Prasetyo)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU