
hariansuara.com, Seoul - Korea Selatan menyuarakan penyesalannya atas keputusan dilarangnya Rusia berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang, dengan mengatakan partisipasi atlet negara tersebut sangat penting bagi keberhasilan acara tersebut.
Kementerian Olah Raga Korea Selatan mendesak atlet Rusia dapat bersaing dengan bendera netral setelah larangan Komite Olimpiade Internasional, sekaligus mengatakan pihaknya "telah bekerja keras selama tujuh tahun terakhir untuk melakukan persiapan yang teliti" untuk pertandingan yang damai dan harmonis.
"Keikutsertaan atlet olahraga musim dingin dari seluruh dunia, termasuk Rusia, adalah kunci keberhasilan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang dan merupakan faktor penting dalam mewujudkan semangat Olimpiade," kata kementerian tersebut dikutip AFP, Kamis, (7/12).
“Kehadiran atlet Rusia telah menunjukkan performa luar biasa dalam banyak pertandingan musim dingin sebelumnya, akan memberikan kontribusi signifikan bagi keberhasilan Olimpiade Musim Dingin 2018 Pyeongchang," tambahnya. Tidak adanya atlet dari Rusia akan menjadi pukulan besar bagi tuan rumah Korea Selatan.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Moskow tidak akan memboikot acara tersebut meskipun ada larangan atas program doping yang diatur oleh negara. Namun, keputusan IOC memungkinkan atlet dari Rusia dapat ikut dalam Olimpiade dalam posisi netral.
Dalam pernyataannya, kementerian olahraga Korea Selatan mengatakan bahwa pihaknya "menyesalkan situasi yang menyebabkan Dewan Eksekutif IOC memutuskan sanksi terhadap Rusia atas pelanggaran doping."
Panitia penyelenggara Pyeongchang mengatakan mereka lebih memilih jika orang-orang Rusia bersaing dengan bendera mereka sendiri, namun menerima keputusan "terbaik" untuk memungkinkan partisipasi mereka dalam posisi netral.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU