Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Lifestyle

Riset: Ternyata Wisatawan Indonesia Paling Terbuka Berbagi Pengalaman

Wisata
29 Mar 2018
Riset: Ternyata  Wisatawan Indonesia Paling Terbuka Berbagi Pengalaman

hariansuara.com, Jakarta - Amadeus hari ini meluncurkan  laporan mengenai wisatawan Indonesia yang berjudul “Journey of Me Insights: Apa yang diinginkan oleh wisatawan Indonesia”. Mulai dari kapan dan bagaimana wisatawan Indonesia merencanakan dan memesan perjalanan mereka, bagaimana dan mengapa mereka ingin tetap terhubung saat bepergian, hingga seberapa sering mereka menggunakan layanan sharing economy. 

Studi ini mengambil berbagai sisi mengenai apa yang diinginkan oleh para wisatawan Indonesia. Studi tersebut mengaplikasikan berbagai sudut pandang mengenai keinginan para wisatawan Indonesia. Temuan tersebut mengungkapkan empat tema bagi para penyedia layanan pariwisata, yaitu: 

Paradoks personalisasi-privasi.  Wisatawan Indonesia adalah yang paling terbuka di wilayah ini dalam hal berbagi data pribadi mereka, untuk mendapatkan penawaran yang lebih relevan dan personal. 79% akan terbuka untuk berbagi data mereka dengan penyedia layanan pariwisata, berbanding dengan 64% wisatawan Asia Pasifik yang mengatakan hal sama. Sementara hal ini memberi peluang pagi penyedia layanan pariwisata, mereka tetap harus secara hati-hati menyeimbangkan personalisasi dengan masalah privasi yang terus meningkat. Selain mematuhi standar dan undang-undang proteksi data, para pemain industri pariwisata harus mampu melihat pendapat ‘apa untungnya untuk saya?’ agar para wisatawan mau membagikan datanya.

Lebih realistis: Rekomendasi yang dapat mereka percayai. Saat merencanakan perjalanan, wisatawan Indonesia paling dipengaruhi oleh omongan mulut ke mulut dari teman-teman, keluarga dan kolega mereka. Dibandingkan dengan wisatawan Asia Pasifik lainnya, mereka juga cenderung dipengaruhi oleh apa yang mereka lihat di media sosial. Dalam hal siapa yang menurut mereka telah memberikan rekomendasi yang paling relevan, 60% wisatawan Indonesia memilih teman dan keluarga, dan 50% memilih ulasan pada situs-situs perjalanan.

 Konten yang tepat, melalui saluran yang tepat, pada waktu yang tepat. Sebagian besar wisatawan Indonesia tertarik untuk mendapatkan rekomendasi perjalanan, dimulai dari saat mereka mempertimbangkan untuk melakukan perjalanan hingga ketika mereka sedang dalam perjalanan, para penyedia layanan pariwisata harus mempertimbangan dengan hati-hati bagaimana cara terhubung dengan mereka dan melalui konten apa. Dibandingkan dengan rata-rata wisatawan Asia Pasifik lainnya, wisatawan Indonesia lebih dapat menerima berita terbaru dan rekomendasi tentang perjalanan mereka melalui media sosial (29% dan 19%). Hanya 4% yang merasa senang dihubungi via telepon. Rekomendasi yang paling membantu bagi wisatawan Indonesia adalah bagaimana cara menghemat uang, atau cara membuat perjalanan menjadi lebih nyaman.

Terdapat banyak jenis orang Asia – Observasi paling dominan dari Journey of Me Insights adalah bahwa tidak ada profil yang konsisten untuk wisatawan Asia Pasifik. Berbeda dalam hal perilaku, kebutuhan dan preferensi diamati dari seluruh bagian geografis dan demografis. Misalnya, ketika 62% wisatawan Indonesia melakukan sebagian besar pemesanan untuk perjalanan mereka melalui ponsel, hanya 11% wisatawan Selandia Baru yang melakukan hal serupa. Di sisi lain, ketika 84% wisatawan Singapura menganggap penting untuk menemukan bantuan orang yang dapat berbicara bahasa yang mereka mengerti di tempat tujuannya, 96% wisatawan Indonesia tidak menganggap hal tersebut terlalu penting.

Andy Yeow, General Manager, Amadeus Indonesia mengatakan, “Laporan dari Indonesia telah memberikan wawasan yang menarik. Satu hal yang sangat menonjol adalah wisatawan Indonesia yang paling mobile-driven atau tergantung pada ponsel di wilayah ini. Bahkan, Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia Pasifik yang wisatawannya melakukan riset dan pemesanan perjalanan melalui ponsel ketimbang PC. Penyedia layanan pariwisata yang dapat mengerti dorongan wisatawan Indonesia dan memanfaatkan preferensi unik mereka, akan memiliki peluang untuk mendapatkan loyalitas mereka dalam jangka panjang. 

"Dengan Amadeus Journey of Me Insights, kami berharap dapat membantu konsumen dan mitra kami untuk membentuk masa depan industri perjalanan yang mengedepankan para wisatawan." katanya.

Journey of Me Insights dilakukan dalam kerjasama dengan YouGov pada 14 negara di Asia Pasifik, termasuk Australia, Tiongkok, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam.

 Semua deskripsi angka, kecuali hal lain yang tertulis, disediakan oleh YouGov. Jumlah sampel terdapat 6.870 orang dewasa di seluruh Asia Pasifik, yang telah melakukan perjalanan internasional dalam 12 bulan terakhir. Riset lapangan telah dilakukan antara 8 sampai 17 Mei 2017. Survei tersebut dilakukan secara online.

Nah, berbicara soal  tempat wisata rasanya kurang lengkap jika tidak menyinggung soal tempat menginapnya. Khusus bagi Anda yang sedang mencari tempat penginapan dan kebetulan sedang berada di wilayah Jember. Ada satu hotel di Jember yang tak boleh Anda lewatkan begitu saja yaitu Seven Dream Residence. Lokasi mudah dijangkau, fasilitasnya lengkap plus harganya terjangkau kantong. Info lengkapnya klik disini. (*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X