
Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong pengembangan infrastruktur Kepulauan Riau (Kepri) agar bisa menjadi kawasan industri dan pariwisata. Upaya ini bisa dengan melalui Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) 3 Batam-Tanjung Pinang.Sekretaris Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR, Dadang Rukmana mengatakan Provinsi Kepri masuk dalam WPS 3 Batam-Tanjung Pinang. Menurutnya, WPS 3 terdapat potensi pengembangan kawasan industri dan pariwisata yaitu pengembangan Kawasan Kabil Industrial Park dan Kawasan Pariwisata Bintan. Dalam Kawasan Kabil Industrial Park terdapat 32 perusahaan besar yang menempati kawasan seluas 287 hektar. Diharapkan dengan pengembangan kawasan industri akan berdampak pada penyediaan lapangan kerja. Selain itu, bisa mengurangi tingkat kemiskinan warga sekitar. Kemudian, kawasan pariwisata Bintan juga didorong untuk berkembang. “Kalau kawasan pariwisata berkembang akan tercipta lapangan kerja di bidang industri pariwisata, sehingga diharapkan mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat sekitar,” kata Dadang seperti dikutip dari pu.go.id, Senin (4/10/2016). Untuk periode 2015-2019, Kementerian PUPR telah melakukan beberapa perencanaan pembangunan infrastruktur PUPR di Kepri. Misalnya, sektor Cipta Karya, ada pembangunan perumahan di beberapa lokasi, pembangunan 35 rumah susun, bantuan rumah swadaya serta peningkatan kualitas permukiman kumuh Batam–Bintan. Ada juga pengembangan infrastruktur kawasan permukiman perkotaan, pengembangan infrastruktur drainase perkotaan, peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di kawasan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)."Peningkatan SPAM di ibu kota kecamatan, peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh kawasan Sagulung, Bangkong, dan Nongsa," jelasnya. Untuk sektor Sumber Daya Air (SDA), kata dia, antara lain seperti pembangunan pengaman pantai Karang Halen Mars di Kota Batam dan di pantai Pulau Nongsa.Ada juga pembangunan drainase Tiban di Kota Batam. Lalu ada juga pembangunan beberapa bendungan seperti Bendungan Muara Sei Gong, pembangunan embung Kebun Raya Batam di Kota Batam. Terkait sektor Bina Marga, ada perencanaan pembangunan Jalan Tembesi-Tanjung Berikat, pembangunan Jalan Batu Aji-Tanjung Uncang, pembangunan fly over Kabil (multiyears contract), pembangunan fly over Jam (multiyears contract), pembangunan jembatan muara, dan pembangunan jembatan di beberapa wilayah lainnya. Selain itu ada juga pembangunan Jalan Simpang Jam-Batu Ampar, pembangunan Jalan Lingkar Kota Tanjung Pinang-Kabupaten Bintan, pembangunan Jalan Tanjung Uban-Mengkulu Bantan Bayu-Gesek. (*) Albi Wahyudi
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU