
hariansuara.com, Jakarta - Pandemi Corona COVID-19 membuat sektor perekonomian di Tanah Air tergerus. Untuk membantu pemulihan sektor ekonomi maka salah satunya dengan mengoptimalkan pariwisata.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan pariwisata masih jadi andalan Indonesia dalam membantu dampak perekonomian imbas Covid-19. Namun, mengoptimalkan sektor pariwisata juga mesti disertai dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.
"Ya ini kan sesuai keinginan Pak Presiden Jokowi yang ingin menggariskan sembilan sektor akan segera dibuka, termasuk sektor pariwisata," kata Perry dalam telekonferensi secara virtual, Jumat 17 Juli 2020.
Perry mengatakan, BI punya data bahwa hingga per Juni 2020 lalu sudah ada peningkatan kunjungan ke Bali dengan mencapai hampir 70 persen. Status Bali saat ini juga menjadi provinsi zona hijau Covid-19.
Dengan data itu setidaknya memperlihatkan adanya kenaikan. Sebab,dari hasil survei, BI melihat jika pada Mei lalu tingkat kunjungan ke Bali masih di bawah 50 persen. Namun, ada kenaikan secara bertahap dengan merujuk data per Juni yang berada di atas 60 persen.
"Jadi, kalau dilihat dari data kami, Alhamdulillah minat liburan ke Bali itu sudah ada peningkatan," ujarnya.
Tapi, ia tak menampik karena ada kekhawatiran dan keraguan di masyarakat lantaran pandemi virus ini belum turun. Bahkan, cenderung naik secara kumulatif.
"Masyarakat masih takut, (mereka masih sering bertanya) kalau ke Bali aman enggak dari COVID-19?" kata Perry.
Untuk diketahui, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio mengunjungi Bali pada pada 16-18 Juni 2020. Kunjungan Wishnutama ini sebagai persiapan pengecekan protokol kesehatan di Bali yang dibuka kembali sebagai destinasi wisata.
Pun, pengecekan itu dilakukan di beberapa tempat penting seperti Bandara International I Gusti Ngurah Rai, hotel di Nusa Dua, dan beberapa objek wisata. (*) lia/lia
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU