
Bogor (Antara) - Taman tematik di Kota Bogor, Jawa Barat, mulai berdandan. Kini Taman Kaulinan dilengkapi 11 permainan anak baik tradisional maupun modern.
Konsultan Arsitektur Taman Kaulinan, Siswanto, Jumat mengatakan, 11 permainan anak tersebut di antaranya, perosotan, egrang, ayunan, rumah pohon, ular tangga, engklek, galah asin, sculpture, panjat tali, bukit dan gazebo. "Semua permainan ini dirancang untuk melatih motorik anak. Juga melatih keseimbangan, kreatifitas, dan bagian dari olahraga," kata Siswanto.
Lokasi taman Kaulinan ini di pinggir Sungai Ciliwung, terintegrasi dengan Lapangan Sempur.
Dengan luas sekitar 600 meter persegi. Dibangun dalam kurun waktu 3 bulan, oleh PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk atau Alfamart melalui program kerjasama sosial.
Biaya pembangunan Rp500 juta, bersumber dari dana sumbangan konsumen Alfamart yang didonasikan untuk program sosial.
Menurut Siswanto, saat ini pembangunan taman sudah dalam tahap akhir. "Rencana pengoperasian dimulai 2017, berbarengan dengan operasional Lapangan Sempur. Karena Taman Kaulinan terintegrasi dengan Lapangan Sempur," katanya.
Corporate Communication General Manager PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk, Nurachman mengatakan, taman permainan anak yang pembangunannya diusulkan Pemkab Bogor tersebut merupakan program sosial dari Alfamart, untuk pertama kalinya di Kota Bogor.
"Harapan kami, anak-anak dapat memanfaatkan taman tersebut untuk bermain dan mengasah kreatifitasnya. Ini sekaligus upaya pelestarian budaya bangsa lewat permainan tradisional," katanya.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebutkan, "Kita membangun satu taman khusus untuk anak-anak, agar tidak teracuni oleh game Pokemon Go," kata Bima.
Adanya taman Kaulinan sebagai arena bermain "outdoor" bagi anak-anak, diharapkannya dapat menjadi percontohan bagi daerah lainnya. "Taman juga bisa sebagai tempat berinteraksi warga dan juga anak-anak.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU