Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Lifestyle

Berwisata ke Tuban, Mampir ke Tempat Ini

Wisata
09 Jul 2016
Berwisata ke Tuban, Mampir ke Tempat Ini

 

Jakarta - Hampir rata-rata kota dan kabupaten di Indonesia menyimpan sejuta pesona wisata masing-masing, tak terkecuali Tuban. Ya,  kota  yang biasa disebut sebagai Kota Wali ini memiliki beragam objek wisatanya.

 

Bagi yang ingin berwisata religi, Kabupaten Tuban menawarkan  beberapa tempat wisata religi yang patut dikunjungi. Pertama adalah,  Masjid Agung Tuban yang berlokasi di Jalan Sunan Bonang No. 10, Desa Kutorejo. Masjid ini terbilang kuno karena  didirikan beratus-ratus tahun yang lampau, tepatnya dibangun  pada abad ke-15.  Selain itu ada pula makam Syeh Maulana Ibrahim Asmaraqandi  di Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang. Makam ini merupakan makam Ayahanda Sunan Ampel yang selalu ramai dikunjungi peziarah. 

Tak hanya makam Syeh Maulana, di Tuban juga ada makam Sunan Bonang yang berada di belakang Masjid Agung Tuban sedangkan makam aslinya sendiri berada di Desa Bonang. Selain itu juga ada Klenteng Kwan Sing Bio  di Jalan Panglima Sudirman No.104, yang menghadap alun-alun kota Tuban.

 

Puas berwisata religi, ingin “basah-basahan” tak salah jika mampir ke Pemandian Bekti Harjo. Lokasinya hanya terletak sekitar 5 km dari kota Tuban. Pemandian ini mempunyai sumber mata air yang sangat jernih, sehingga selain sebagai sumber air minum juga dimanfaatkan sebagai lokasi pemandian dan arena berenang.  Bagi pengunjung anak-anak juga terdapat kolam untuk anak yang dangkal. Selain berenang disekitaran lokasi pemandian juga terdapat kera-kera yang sudah jinak.

 

Dari Bekti Harjo,  arahkan destinasi ke arah barat daya dari kota Tuban. Disana terdapat tempat wisata air terjun Nglirip. Air terjun ini berjarak 35 km dan terletak di wilayah kecamatan Singgahan. Untuk mencapai lokasi ini dapat menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum.

 

Setelah dari sana, sempatkan untuk mengunjungi Goa Ngerong. Goa yang terletak di Kecamatan Rengel, ini sebenarnya adalah goa air yang harus diarungi oleh perahu karet. Di  kedalaman 1000 meter ditemui air terjun di dalam gua. Di tempat tersebut para pengunjung dapat melihat ribuan ikan di sungai yang airnya sangat jernih.

 

Selain Goa Ngerong, Tuban juga memiliki Goa Putri Asih yang  terletak di daerah Montong, Tuban. Goa ini sangat indah dan terletak ditengah hutan jati. Goa ini menyuguhkan keindahan alami berupa gua dengan stalaktit dan stalakmit yang bermunculan dan bergelantung di dinding gua. Dan yang paling menawan adalah ada sebuah stalaktit dan stalakmit yang sangat besar  menyerupai selendang putri.

 

Seperti Pacitan, Tuban juga menyimpan sejuta pesona keindahannya di  perut bumi, tidak kurang terdapat 56 goa yang sudah terdata dan kedua Goa itu merupakan buktinya.

 

Nah, tak lengkap pula apabila pergi ke “Bumi Ronggolawe”  tidak membeli oleh-oleh khas Tuban. Cenderamata  khas Tuban yang bisa dibeli adalah kain tenun (batikgedog) dengan motifnya . Motif khas ini dapat ditemui  dalam bentuk kaos, baju wanita, dan selendang yang bisa didapatkan di daerah Kecamatan Kerek.

 

Disamping itu ada juga cinderamata berupa miniatur tempat berjualan Legen (minuman khas tuban) yang disebut “ongkek”. Bentuknya seperti tempat berjualan Soto tetapi terbuat dari bambu. Miniatur ini banyak dijual di toko yang menjual oleh-oleh khas Tuban di pinggir jalan pantura.

 

Selain itu, Tuban juga terkenal sebagai kota Tuak (atau toak dalam bahasa lokal). Tuak adalah cairan (legen)dari tandan buah pohon lontar (masyarakat menyebutnya uwit bogor) yang difarmentasikan sehingga sedikit memabukkan karena mengandung alkohol.  Buah dari pohon lontar (ental atau siwalan ) ini juga bisa dimakan dan berasa manis serta kenyal. (berbagai sumber)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X