
hariansuara.com - Jika Anda sedang berada di Provinsi Bangka Belitung, sempatkanlah singgah ke Pantai Tanjung Binga. Letaknya di Kecamatan Sijuk, sekitar 20 kilometer ke utara dari Kota Tanjung Pandan dan sekira 8 kilometer dari pantai Tanjung Kelayang.
Keindahan pantai ini yakni warna-warni kapal nelayan yang menarik dan unik. Memiliki ombak yang tenang, serta memiliki keindahan alam bawah laut.
Terdapat beberapa pulau kecil dekat pantai tersebut. Yang juga bisa Anda kunjungi dengan menyewa perahu, seperti Pulau Lengkuas, Pulau Batu Berlayar, dan Pulau Pasir.
Pantai Tanjung Binga ini merupakan desa nelayan. Terdapat dermaga yang berfungsi untuk menjemur ikan hasil tangkapan.
Mayoritas warga di Pantai Tanjung Binga adalah suku Bugis.
Berkeliling Di Pantai Tanjung Binga
Anda bisa menikmati setiap sudut di Pantai Tanjung Binga dengan berjalan kaki hingga dermaga.
Jika ingin ke Pulau Lengkuas, Pulau Batu Berlayar dan Pulau Pasir, Anda bisa menyewa perahu nelayan dengan harga berkisaran Rp. 500.000,- untuk sekali jalan menjelajahi pulau. Waktu tempuh sekitar 30 menit
Berjalan kearah selatan, terdapat pantai Bukit Berahu yang tersembunyi di kaki Bukit Berahu. Untuk memasuki kawasan ini, Anda dikenakan biaya sekitar Rp. 2.000. Untuk menikmati pantai yang tenang dan eksklusif ini Anda perlu menuruni undakan yang cukup landai. Dan dari atas bukit Anda bisa menikmati pemandangan laut lepas yang indah dan melihat indahnya Matahari terbenam.
Wisata belanja di pantai Tanjung Binga
Tanjung Binga dikenal sebagai salah satu daerah pusat ikan laut.
Sepanjang jalan di kawasan Sijuk banyak warung-warung yang menjual berbagai produk olahan makanan yang berbahan dasar ikan. Yang cukup terkenal adalah teri krispi yang memiliki beragam varian rasa.
Jajanan lainnya adalah kerupuk telur cumi, pempek ikan, dan kerupuk ikan yang renyah dan gurih.
Terdapat pula pohon durian di Tanjung Binga yang umumnya berbuah setahun sekali sekitar bulan Desember - Maret. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU