
hariansuara.com, Sumbar - Menpar Arief Yahya memperkenalkan kawasan Mandeh sebagai Raja Ampat-nya Sumatera.
Kementerian Pariwisata (kemenpar) bersama Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan bakal menggelar Festival Pesona Mandeh (FPM) yang digelar pada 4 -7 Mei 2017 di Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
“Target 20 ribu di event perdana kami optimis tercapai. Berbagai persiapan sudah dikerjakan. Baik pada saat pembukaan hingga penutupan sudah disiapkan secara matang di lapangan, melibatkan seluruh pemangku kepentingan, seperti komunitas, pegiat pariwisata, warga setempat dan rekan-rekan media massa cetak dan elektronik,” tutur Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Esthy Reko Astuti.
Festival Pesona Mandeh 2017 yang baru pertama kali digelar ini akan menyelenggarakan festival kuliner, seni tradisional, festival rabab serta lomba foto bawah laut.
Event yang dipusatkan di kawasan Mandeh ini akan memecahkan rekor MURI dalam festival rabab dengan peserta terbanyak.
Terdapat pula Mandeh Joy Sailing, lomba perahu tradisional dan atraksi diving.
"Pada tanggal 5 Mei nanti, akan ada parade yang seru. Sekitar 250 perahu tradisonal degan bermacam corak dan ragamnya melintasi seputaran kawasan Mandeh yang sangat menakjubkan,” ungkap Raseno, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Sumatera Barat.
Untuk menuju kawasan Mandeh dibutuhkan waktu kurang lebih 2 jam dari Kota Padang.
“Sudah terselesaikan pembebasan lahan sekitar kawasan Mandeh yang nantinya akan dibangun jalan. Tinggal pemrov dan pemkab yang selanjutnya memperbaiki infrastruktur jalan. Agar jalan menuju Mandeh bagus, sehingga jarak tempuh dari kota Padang bisa memakan waktu cukup 40 menit,” tambah Raseno.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Pessel, Zefnihan mengungkapkan, FPM ini merupakan sebuah media promosi dan memperlihatkan kesiapan kawasan Mandeh pada wisatawan untuk dikunjungi.
“Untuk festival kuliner kita menghadirkan 50 stand kuliner yang menyajikan beragama kuliner enak khas Ranah Minang. Pembukaan akan ada hiburan artis ibu kota diiringi pesta kembang api,” ungkap Zefnihan. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU