
hariansuara.com, Jakarta - Google Doodle hari ini menampilkan bunga Rafflesia Arnoldii. Mengapa? karena hari ini merupakan tahun ke-25 ditetapkannya bunga Rafflesia arnoldii sebagai bunga nasional Indonesia
Jika layar memancarkan aroma, Anda pasti akan terkena bau busuk. Asap hijau pucat yang dari Doodle hari ini membangkitkan bau Rafflesia Arnoldii. Dikenal sebagai bunga bangkai, bunga raksasa ini mengeluarkan aroma busuk yang memberi umpan pada lalat yang menyerbukinya.
Kelopak bunga merah yang berbintik-bintik putih, hanya muncul dari Tetrastigma , tanaman mirip pohon anggur yang menjadi inangnya, saat siap bereproduksi. Pemandangan bunga ini tidak biasa karena di tempat terbuka Rafflesia arnoldii tumbuh sekitar 3 kaki (1 meter) dengan diameter dan mekar hanya beberapa hari.
Penamaan bunga raksasa ini tidak terlepas oleh sejarah penemuannya pertama kali pada tahun 1818 di hutan tropis Bengkulu (Sumatera) di suatu tempat dekat Sungai Manna, Lubuk Tapi, Kabupaten Bengkulu Selatan, sehingga Bengkulu dikenal di dunia sebagai The Land of Rafflesia atau Bumi Rafflesia. Seorang pemandu yang bekerja pada Dr. Joseph Arnold yang menemukan bunga raksasa ini pertama kali.
Dr. Joseph Arnold sendiri saat itu tengah mengikuti ekspedisi yang dipimpin oleh Thomas Stamford Raffles. Jadi penamaan bunga Rafflesia arnoldii didasarkan dari gabungan nama Thomas Stamford Raffles sebagai pemimpin ekspedisi dan Dr. Joseph Arnold sebagai penemu bunga
Rafflesia Arnoldii dinobatkan sebagai "bunga langka" nasional Indonesia dalam Keputusan Presiden No. 4 tahun 1993. Spesies yang menakjubkan ini terwakili dalam pola batik tradisional Indonesia terutama di provinsi Bengkulu, Sumatera. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU