hariansuara.com, Jember - Warga di pelosok-pelosok desa di Jember tidak mengecap pendidikan kala Nur Fadli 'masuk rimba' atau daerah terpencil di Kabupaten Jember. Dengan usaha sendiri, penuh suka duka, akhirnya beberapa lembaga pendidikan berdiri di sana. Niatnya, membebaskan warga desa dari buta aksara.
Aktivis pendidikan ini optimis di bawah kepemimpinan paslon Haji Hendy Siswanto (pengusaha berlatar birokrat) dan Gus Firjaun (pendidik dan pengasuh PPI Ashtra), dunia pendidikan, terutama di pelosok desa, daerah perbatasan dan yang terpencil, akan terperhatikan dan maju. Untuk itu, gunakan hak suara, coblos Nomor Urut 2 di Pilkada Jember 2020, Haji Hendy-Gus Firjaun. #weswayahembenahijember (*) mae/mel Video: rienTV Channel/wakajzee
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU