hariansuara.com, Jakarta - Nasi Pindang santapan top dan kondang dari Kota Kudus, salah satu kabupaten di Jawa Tengah. Sajian nasi dan daging berkuah itu mirip rawon, karena memakai kluwak. Uniknya, memakai daging kerbau!
Bagaimana rasanya? Wah, segar sekali, terutama setelah diberi air perasan jeruk nipis. Kini Anda pun dapat membuat masakan yang dulu hidangan mewah bagi kaum bangsawan di zaman kolonial Belanda. Lihatlah betapa sajian ini jadi favorit keluarga Anda tercinta. Yuk, kita mulai!
BAHAN:
500 gram daging kerbau, pilih sandung lamur
500 ml santan kental, dari 1 kelapa tua parut
1.000 ml air, untuk merebus
50 gram daun melinjo muda (so, bahasa Jawa--RED)
BUMBU:
5 buah kluwek, haluskan
100 gram bawang merah, haluskan
25 gram bawang putih, haluskan
50 gram kemiri, haluskan
5 lembar daun salam
4 lembar daun jeruk
1 ruas jari lengkuas, geprek
2 batang serai, geprek
1/2 sdm ketumbar bubuk
2 sendok makan air asam jawa
25 gram gula merah
15 gram terasi
1/2 biji pala bubuk
3 sendok makan minyak goreng, untuk menumis
Secukupnya garam
CARA MEMBUAT:
1. Rebus daging kerbau hingga mendidih, sisihkan kaldunya
2. Potong daging sesuai keinginan, tiriskan.
3. Terpisah, rebus daun ijo sejenak, lalu tiriskan dan sisihkan.
4. Haluskan bumbu: kluwek, bawang merah, bawang putih, kemiri, dan terasi.
5. Tumis bumbu halus di atas penggorengan panas, lalu masukkan bumbu-bumbu yang tersisa lainya. Aduk terus, hingga harum.
6. Masukkan air kaldu dan daging, bubuhkan garam, cicipi dan biarkan meresap. Sisihkan daging ke dalam wadah terpisah
7. Tuangkan santan dan cabai rawit ke kuah kaldu. Aduk terus hingga mendidih
8. Sajikan dengan ditata nasi, potongan daging, sejumput daun melinjo dan beri kuah.

Bertambah nikmat jika disuguhkan dengan kerupuk udang serta potongan tempe goreng atau tempe garit, sama enaknya. Selamat menikmati! (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU