
hariansuara.com, Manila - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sebagai "pahlawan semua orang", setelah Kim berjanji untuk bekerja dengan Seoul melakukan denuklirisasi.
Duterte mengatakan dia akan memberi selamat pada Kim, yang baru saja menjadi "idolanya", jika dia mendapat kesempatan untuk bertemu dengannya.
"Ia digambarkan sebagai anak nakal. Namun ia sekarang menjadi pahlawan bagi semua orang," kata Duterte ketika diminta komentar soal pertemuan bersejarah antara Kim dan Presiden Korea Selatan, Moon Jae dalam konferensi pers setelah ia kembali dari pertemuan puncak ASEAN di Singapura.
Baca juga: Korea Selatan Tawarkan Perundingan Dengan Korut Setelah Pidato Tahun Baru Kim Jong Un
"Dia tampak ramah, orang baik, dan sangat akomodatif," kata Duterte tentang Kim dikutip Reuters, Senin, (30/4).
Duterte sering mengkritik Kim atas ambisi nuklirnya. Pada bulan April tahun lalu ia mempertanyakan kewarasannya dan mendesak Amerika Serikat untuk menahan diri dan tidak menggubris umpan oleh seorang pria yang ingin mengakhiri dunia.
Beberapa bulan kemudian, Duterte menyebut Kim "bodoh" dan tidak menahan diri untuk memarahi Kim karena "bermain dengan mainan berbahaya".
Baca juga: PBB Sambut Baik Komunikasi Korsel dan Korut Terjalin Lagi
Para pemimpin Korea Utara dan Korea Selatan menyepakati tujuan bersama dari sebuah semenanjung yang "bebas nuklir" selama pertemuan puncak pada hari Jumat.
Bertemu di Zona Demiliterisasi yang telah membagi Korea selama lebih dari enam dekade, Kim dan Moon mengumumkan akan bekerja dengan Amerika Serikat dan China tahun ini untuk mendeklarasikan berakhirnya resmi Perang Korea 1950-an, dan membuat perjanjian perdamaian permanen.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU