Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Bentrok dengan Tentara Israel di Gaza Timur, Lebih dari 1.000 Warga Palestina Terluka

Internasional
05 May 2018
Bentrok  dengan Tentara Israel di Gaza Timur, Lebih dari 1.000 Warga Palestina Terluka

hariansuara.com, Gaza -  Lebih dari 1.000 warga Palestina terluka dalam bentrokan sengit antara ratusan demonstran Palestina dan tentara Israel yang ditempatkan di perbatasan antara Jalur Gaza timur dan Israel pada Jumat.

Ashraf al Qedra, seorang jurubicara Kementerian Kesehatan Palestina, mengatakan  para demonstran terluka oleh tembakan langsung, peluru logam berlapis karet,dan gas air mata.

Bentrokan meletus sebelumnya pada Jumat sore, tepat pada akhir salat Jumat.

Reli anti-Israel keenam adalah bagian dari apa yang disebut oleh Palestina "Great March of Return" yang dimulai pada 30 Maret dan akan mencapai puncaknya pada 15 Mei, sehari setelah ulang tahun ke-70 deklarasi kemerdekaan Israel sebagai Hari Nakba, atau "Hari Bencana."

Baca juga: 8 Tewas, 1.000 Orang Palestina Terluka Oleh Tentara Israel di Perbatasan Gaza

Para saksi mata mengatakan tepat setelah sholat Jumat, ratusan orang menuju ke lima lokasi berbeda bersama ke perbatasan antara Jalur Gaza timur dan Israel. Disana mereka membakar ban dan bentrok dengan tentara Israel yang ditempatkan di perbatasan.

Para saksi mata mengatakan tentara Israel yang ditempatkan di daerah perbatasan antara Jalur Gaza timur dan Israel memperingatkan para demonstran untuk pulang dan berhenti mengerahkan kekuatan, menggunakan pengeras suara berbicara dengan para demonstran dalam bahasa Arab. 

Para saksi mengatakan tentara meneriaki para demonstran dalam bahasa Arab "pulanglah untuk keselamatan Anda, pulanglah sekarang, dan jika Anda tidak, kami akan menembak Anda, lihat di sini, kami menembakkan gas air mata kepada Anda, kami tidak bercanda, pulang ke rumah. "

Tentara Israel menembakkan lusinan tabung gas air mata dan menembaki para demonstran untuk mencegah mereka mencapai pagar perbatasan antara Jalur Gaza timur dan Israel.

Baca juga: Bentrok Dengan Tentara Israel di Gaza Timur, 3 Orang Palestina Tewas

Kemudian pada sore hari, puluhan orang Palestina menuju penyeberangan komersial utama antara Israel dan Jalur Gaza.  Aktivis Palestina bergabung dengan unjuk rasa mengumumkan bahwa mereka menyiapkan 300 layang-layang yang membawa bom-bom api di ekor untuk diterbangkan ke ladang pertanian Israel.

Mahmoud al-Zahhar, pemimpin gerakan Hamas senior dari Gaza mengatakan dalam sebuah pernyataan Hamas memperingatkan Israel karena menargetkan para demonstran di perbatasan.

Al-Zahar menanggapi ancaman Israel untuk menyerang Jalur Gaza jika para pengunjuk rasa mencoba menyusup melalui perbatasan ke Israel. Dia berkata, "jika perang ditujukan pada kami, kami akan bergabung dan akan menunjukkan kepada mereka kekuatan kami."

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X