-640x427.jpeg)
hariansuara.com, Jakarta - Vitamin D yang memiliki efek kesehatan pada tulang dan otot, secara signifikan jika digunakan dengan takaran lebih dapat meningkatkan pertambahan berat badan dan perkembangan otak pada anak-anak yang kekurangan gizi.
Hal ini terungkap dalam sebuah penelitian bersama oleh para ilmuwan Inggris dan Pakistan. Hasil penelitianoleh tim yang dipimpin oleh Queen Mary University of London dan University of Punjab, bisa menjadi referensi dalam manajemen gizi buruk akut, yang mempengaruhi sekitar 19 juta anak di bawah usia 5 tahun di seluruh dunia.
Studi ini diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition, salah satu jurnal penelitian tentang nutrisi dan dietetik.
Di Pakistan, ada sekitar 1,4 juta anak-anak menderita kekurangan gizi akut yang parah. Dalam penelitian ini, 185 anak-anak yang kekurangan gizi akut berusia 6-58 bulan dirawat dengan asupan makanan berenergi tinggi selama delapan minggu.
Penelitian menunjukkan setelah delapan minggu, suplementasi vitamin D menyebabkan peningkatan berat badan yang signifikan secara klinis.
Namun kata peneliti ada beberapa keterbatasan dalam penelitian ini, termasuk apakah dosis yang lebih rendah akan cukup untuk meningkatkan berat badan dan perkembangan otak.
Perlu dicatat penggunaan takaran berlebih hanya cocok untuk anak-anak yang menderita kekurangan gizi akut yang parah, bukan untuk anak-anak yang sehat.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU