
Jakarta - Centers for Disease Control akan kehabisan dana untuk memerangi virus Zika pada akhir September.
Tom Frieden yang mengepalai Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mengatakan. "Pada dasarnya, kita perlu Kongres untuk bertindak untuk memungkinkan kita untuk merespons secara efektif."
“Dari 222 juta dollar yang dialokasikan untuk respon Zika tahun ini, sekitar 200 juta dollar telah dikeluarkan” tambahnya dilansir Washington Post, Rabu (31/8/2016).
Zika akan menimbulkan ancaman bagi negara-negara berisiko tinggi sepanjang Gulf Coast, terutama jika Kongres gagal untuk bertindak atas permintaan dana darurat.
"Kami berada di musim puncak, yang biasanya berlangsung sampai Oktober di Amerika Serikat dan jika transmisi mulai terjadi lebih luas, CDC tidak mungkin memiliki sumber daya untuk merespon dan mengirim tim,” kata Frieden .
CDC telah mengeluarkan peringatan perjalanan untuk dua wilayah di Florida di mana nyamuk secara aktif menyebarkan virus. Wanita hamil pun disarankan untuk tetap keluar dari kedua daerah karena bahaya Zika untuk janin.
Selama beberapa minggu mendatang di Amerika Serikat, Frieden berpendapat akan ada lebih banyak kasus bayi yang lahir dengan masalah neurologis Zikat. Pada pertengahan Agustus, 17 bayi yang terinfeksi dalam kandungan telah didiagnosis dengan microcephaly, kondisi yang didefinisikan dengan kepala abnormal kecil dan kerusakan otak sering serius.
CDC pun memperkirakan di daerah terdampak serius , 6.000 sampai 10.000 wanita hamil akan terinfeksi selama musim nyamuk ini dan setidaknya 100-270 bayi akan lahir dengan microcephaly.
Tanpa dana tambahan, Frieden mengatakan CDC tidak akan dapat melaksanakan proyek-proyek kunci untuk lebih memahami dan mengendalikan virus, termasuk dampak jangka panjang Zika pada bayi dan diagnostik untuk mengidentifikasi apakah seseorang telah terinfeksi sebelumnya.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU