Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Kesehatan

WHO: Lebih Dari 3 Juta Orang di Dunia Meninggal Karena Miras

Kesehatan
22 Sep 2018
WHO: Lebih Dari 3 Juta Orang di Dunia Meninggal Karena Miras

hariansuara.com, Jakarta - Lebih dari 3 juta orang meninggal pada tahun 2016 karena minum terlalu banyak alkohol, yang berarti satu dari 20 kematian di seluruh dunia terkait dengan minum yang berbahaya, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat, Kemarin.

Dan lebih dari tiga perempat dari kematian ini adalah laki-laki. Terlepas dari bukti risiko kesehatan yang dibawanya, konsumsi global alkohol diperkirakan akan meningkat dalam 10 tahun mendatang.

"Sudah waktunya untuk meningkatkan tindakan untuk mencegah ancaman serius ini terhadap perkembangan masyarakat yang sehat," kata direktur jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. "Terlalu banyak orang, keluarga dan komunitas mereka menderita konsekuensi dari penggunaan minuman alkohol."

Dalam laporan status globalnya tentang alkohol dan kesehatan 2018, WHO mengatakan bahwa secara global, diperkirakan 237 juta pria dan 46 juta wanita adalah peminum  alkohol. Prevalensi tertinggi di Eropa dan Amerika, dan gangguan penggunaan alkohol lebih umum terjadi di negara-negara maju.

Dari semua kematian yang disebabkan alkohol, 28 persen karena cedera, seperti kecelakaan lalu lintas, menyakiti diri sendiri dan kekerasan domestik. 21 persen lainnya adalah karena gangguan pencernaan, dan 19 persen karena penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

Eropa memiliki tingkat konsumsi alkohol per orang tertinggi di dunia, meskipun telah turun sekitar 10 persen sejak 2010. Namun tren saat ini menunjukkan peningkatan global dalam konsumsi per kapita dalam 10 tahun mendatang khususnya di Asia Tenggara,  Pasifik Barat dan Amerika.

"Semua negara dapat melakukan lebih banyak pencegahan untuk mengurangi biaya kesehatan dan sosial dari penggunaan alkohol yang berbahaya," kata Vladimir Poznyak, dari unit penyalahgunaan zat WHO.

Dia mengatakan langkah-langkah yang terbukti efektif termasuk menaikkan pajak alkohol, membatasi iklan dan membatasi akses ke minuman alkohol.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X