Jakarta - Sebanyak 400 ibu usia produktif mengikuti Medis Operasi Wanita (MOW) yang dilaksanakan oleh tim medis TNI Angkatan Udara (TNI AU) bekerja sama dengan pemerintah daerah Sumba Barat Daya/NTT, yang dipusatkan di Kantor Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD)/ NTT, selama tiga hari , Rabu, (14/9/2016).
“Kegiatan ini rencananya tim medis dari Mabesau akan melaksanakan Medis Operasi Wanita sebanyak 400 orang, terutama kaum ibu yang masih produktif dan mempunyai anak rata-rata diatas empat orang. Artinya, kesadaran para kaum ibu khususnya yang usia produktif akan pentingnya Medis Operasi Wanita (MOW) semakin meningkat”, ujar Kolonel Kes Dr Frits Max Ruminjap, Sp.OG (K), MARS yang sudah banyak pengalaman menangani MOW baik didalam negeri maupun luar negeri.
Kegiatan Kontraseksi Mantap (Kontap) MOW ini gratis karena biayanya ditanggung di Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Sedangkan dokter ahlinya didatangkan dari Mabes TNI Angkatan Udara (Mabesau) Jakarta diketuai oleh dr Frits Max Rumintjap, Sp.OG (K), MARS
Dengan metode Laparoskopi, dr Frits dan tim dapat melakukan operasi MOW hanya dalam waktu kurang 3 menit per pasien. “Dengan jumlah pasien 400 yang disiapkan oleh pemda SBD maka kami hanya butuh waktu 2 hari melakukan operasi” ujar peraih rekor Muri tahun 2010 yang melakukan MOW dengan akseptor terbanyak 404 orang selama 2 hari.
“Kegiatan ini yang keempat kalinya dilaksanakan oleh Pemkab Sumba Barat Daya melalui Badan KB Kesehatan Sumba Barat Daya. Ini semua karena peran aktif masyarakat dan penyuluhan dari para kader KB. Untuk itulah kami mengajak seluruh masyarakat SBD khususnya para kaum ibu yang masih produktif agar tidak malu-malu mengikuti MOW ini,” ujar Bupati Sumba Barat Daya Markus Dairo Talu, S.H, saat menerima tim kesehatan dari TNI Angkatan Udara. Harapan kami dari pemerintah Sumba Barat Daya semoga kegiatan ini, lebih sering dilakukan oleh tim dari TNI Angkatan Udara
Pada bagian lain dr Frits menjelaskan apa itu MOW (Metode Operasi Wanita)/ Tubektomi atau juga dapat disebut dengan sterilisasi. “MOW merupakan tindakan penutupan terhadap kedua saluran telur kanan dan kiri yang menyebabkan sel telur tidak dapat melewati saluran telur, dengan demikian sel telur tidak dapat bertemu dengan sperma laki laki sehingga tidak terjadi kehamilan, akan tetapi gairah seks wanita tidak akan turun” tegasnya
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU