Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Kesehatan

Perki Imbau Masyarakat Waspadai Penyakit Kardiovaskular

Kesehatan
28 Sep 2016
Perki Imbau Masyarakat Waspadai Penyakit Kardiovaskular

 

Jakarta - Pengurus pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki) mengimbau masyarakat mewaspadai penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke mengingat tingginya jumlah kematian di dunia setiap tahunnya.

 

"Data organisasi kesehatan dunia (WHO) mencatat kematian penyakit tidak menular mencapai 37 persen per tahun. Dari persentase itu, untuk jantung dan stroke tercatat sekitar 17,3 juta orang meninggal setiap tahunnya," tutur Ketua PP Perki, Ismoyo Sunu, di Jakarta, Rabu, (28/9/2016).

 

Lebih lanjut dia menuturkan, dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia pada 29 September 2016, PP Perki mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan jantung.

 

Dalam pandangan PERKI, salah satu faktor tingginya penyakit jantung di Indonesia ialah disebabkan oleh obesitas atau kegemukan yang perlu diwaspadai karena dalam kondisi tersebut terjadi kenaikan volume darah dalam tubuh dan curah jantung kardiak "output" sehingga meningkatkan kerja jantung.

 

Dengan meningkatnya tekanan pengisian dalam jantung, penderita obesitas sering mengalami pelebaran dan penebalan rongga jantung serta pelebaran bilik jantung (atrial) yang dapat menyebabkan meningkatnya kejadian fibrasi atrial.

 

"Oleh karenanya kami sebagai dokter spesialis kardiovaskular punya peran penting dalam menumbuhkan kesadaran ini. Dalam rangka memperingati hari jantung sedunia kami rutin mengadakan sosialisasi sejak 25 September," ujarnya menjelaskan.

 

Melalui sosialisasi tersebut, PP Perki mengenalkan pola makan sehat, melakukan olahraga secara teratur, mengimbau masyarakat untuk menghentikan konsumsi rokok, dan melakukan pemeriksaan serta deteksi dini penyakit kardiovaskular.

 

Ismoyo menyampaikan, untuk mencegah obesitas yang berdampak pada penyakit jantung, dia menyarankan untuk mengonsumsi dua buah per hari, mengonsumsi sayuran tiga kali per hari, serta melakukan olahraga secara teratur minimal tiga kali per minggu dengan waktu ideal 30 menit per aktivitas olahraga.

 

"Bagi perokok juga harus berhenti merokok, karena penyakit jantung juga tidak lepas dari pola hiudp yang dibarengi dengan merokok," kata Ismoyo menegaskan.

 

Antara

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X