Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Kesehatan

Covid-19 Bisa Bikin Stroke Bagi Perokok Berat, Benar atau Tidak Ya

Kesehatan
25 May 2020
Covid-19 Bisa Bikin Stroke Bagi Perokok Berat, Benar atau Tidak Ya

hariansuara.com, Jakarta - Penyebaran virus Corona Covid-19 yang mampu bermutasi dengan cepat disebut bisa menyebabkan stroke secara tiba-tiba. Namun, dalam kasus stroke ini bagi perokok berat, diabetes dan penderita hipertensi.

Dikutip dari The Gulfnews, Senin, 25 Mei 2010, disebut ada sejumlah bukti bahwa infeksi Covid-19 bisa menyebabkan darah menggumpal dengan cara tak biasa. Konsekuensinya berpotensi stroke.

Direktur Kardiologi Intervensional di Fortis Escorts Heart Institute, Nishith Chandra, menyampaikan kasus di AS dan Inggris memperlihatkan kasus angka stroke diawali gejala infeksi Covid-19. Kasus di dua negara itu banyak didominasi anak mmuda.

"Karena Covid-19 peningkatan pembekuan darah di banyak bagian tubuh, jantung, hati, otak, ginjal dan anggota tubuh bagian bawah," kata Nishith.

Dia menjelaskan untuk pola kasus di Italia juga hampir sama. Menurutnya, pola seperti ini juga dialami pasien Corona di India.

"Tren menunjukkan trombosit pada pasien India. Ada kemungkinan stroke muncul dalam pola penyakit India," kata Chandra.

Menurutnya, ada argumen bahwa potensi perokok dan penderita diabetes lebih rentan terhadap stroke. Maka itu, wajib selalu melakukan cek kontrol gula.

"H1N1 tidak memiliki trombosit, tetapi Covid-19 memiliki," ujarnya.

Pun, masih dari tulisan The Gulfnews merujuk penelitian dari Belanda dan Prancis, indikasi gumpalan darah muncul pada 20 sampai 30 persen pasien Covid-19 yang sakit kritis.

Direktur Utama Endokrinologi Diabetes Max Health Care, Sujeet Jha, mengatakan dokter mesti bisa menelusuri semua stroke yang tidak biasa. Bahkan, penelusuran ini mesti bisa dilakukan dengan kaitan pasien penderita jantung.

Dalam penjelasannya, sakit jantung dengan infeksi parah bisa mengakibatkan gumpalan kecil atau besar yang berpotensi penyumbatan pasokan darah ke bagian otak. Lalu, mempengaruhi kelemahan atau kelumpuhan tubuh.

"Infeksi Covid-19 disertai dengan kecelakaan serebrovaskular (stroke) hingga 5 hingga 6 persen, dari berbagai penelitian," jelasnya.(*) nis/umi

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X