Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Kesehatan

Pasien Kanker Diperkirakan Terus Meningkat

Kesehatan
21 Oct 2016
Pasien Kanker Diperkirakan Terus Meningkat

 

Jakarta - Guru besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Prof dr Hasbullah Thabrany memperkirakan jumlah penderita kanker di Indonesia akan terus meningkat lebih dari 60 persen pada 2030 dibandingkan 2012 yang mencapai angka 489.800 orang.

 

"Pada 2012 diperkirakan terdapat 299.700 kasus kanker baru dan 194.500 kematian akibat kanker di Indonesia," kata Hasbullah dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis kemari.

 

Hasbullah merupakan salah satu peneliti utama ASEAN Cost in Oncology (ACTION), sebuah penelitian yang dilakukan George Institute for Global Health untuk menganalisis beban biaya yang disebabkan penyakit kanker di delapan negara Asia Tenggara.

 

Menurut penelitian itu, kanker payudara memiliki insiden maupun prevalensi lima tahun tertinggi, dengan rasio mortalitas terhadap insiden yang relatif rendah.

 

Sekitar 93 persen hingga 100 persen pasien kanker payudara yang terdeteksi pada stadium I dan II dan mendapat terapi tepat sesuai dengan standar medis dapat bertahan hidup setidaknya selama lima tahun. Sementara pada stadium III dan IV, angka itu merosot drastis menjadi sekitar 72 persen dan 22 persen.

 

"Hasil studi ACTION menyatakan bahwa fasilitas terbatas, pengetahuan yang rendah dan diagnosis yang terlambat merupakan faktor-faktor yang dapat menyebabkan kemungkinan kematian yang tinggi dan beban ekonomi yang besar," tuturnya.

 

Kanker payudara merupakan salah satu dari lima jenis kanker terbanyak yang ditemukan di Indonesia, Karena itu, ketersediaan rencana aksi pengendalian kanker nasional sangat dinantikan.

 

Rencana aksi itu dapat menjadi pilar mendasar untuk penciptaan lebih banyak inisiatif serta aksi dalam mengembangkan pencegahan, deteksi dan terapi kanker di Indonesia.

 

Hasbullah menjadi salah satu pembicara dalam Diskusi "Mari Bersama Kalahkan Kanker Payudara" yang diadakan Kementerian Kesehatan bersama Yayasan Kusuma Buana dan Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Universitas Indonesia.

 

Selain Hasbullah, pembicara lain pada diskusi tersebut adalah Kepala Subdirektorat Pengendalian Penyakit Kanker Kementerian Kesehatan dr Niken Palupi dan Ketua Perhimpunan Onkologi Indonesia Dr dr Aru Wisaksono Sudoyo.

 

Antara 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X