Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Kesehatan

Potensi Efek Samping Bagi Relawan Vaksin Corona Sinovac Asal China

Kesehatan
12 Aug 2020
 Potensi Efek Samping Bagi Relawan Vaksin Corona Sinovac Asal China

hariansuara.com, Bandung - Sejumlah negara termasuk Indonesia menginisiasi pengembangan vaksin Corona Covid-19. Salah satunya di Tanah Air yang dikembangkan adalah vaksin Sinovac dan siap menggelar uji klinis di wilayah Bandung Raya, Jawa Barat.

Relawan uji klinis fase tiga vaksin ini dipastikan tak memiliki pantangan selama pemantauan pasca penyuntikan. Namun, relawan dianjurkan agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan rajin cuci tangan.

"Aktivitas ya biasa saja ya. Tetap terapkan protokol kesehatan. Bagaimana selalu aktif pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan," kata Juru bicara uji vaksin Sinovac, Rodman Tarigan, dalam keterangannya, Selasa malam, 11 Agustus 2020.

Rodman menyampaikan, vaksin Sinovac juga berpotensi memunculkan efek samping. Tapi, kata dia, efek samping akan cepat hilang dalam kurun waktu 24 jam.

Dia pun menyebut efek lain dalam vaksin ini seperti kulit bengkak sebentar dan ada bintik merah.

"Hasil penelitian ada yang bengkak kemudian nyeri bekas suntikan, kadang timbul merah ada demam juga sekitar dua persen, 24 jam," jelasnya.

Pun, ribuan orang sebelumnya terdaftar sebagai relawan uji klinis fase tiga vaksin Sinovac dari China pada Selasa kemarin, 11 Agustus 2020.

Sementara, uji klinis ini dilaksanakan tim uji independen yaitu Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Padjajaran (Unpad).

Rodman mengatakan, peserta uji klinis yang terdaftar adalah warga yang berdomisili di Bandung Raya. Rencananya, uji klinis ini ditargetkan diikuti sebanyak 1.620 orang dengan metode dua kali suntik vaksin. 

"Warga Bandung Raya, dua kali penyuntikan," ujar Rodman.

Dia memastikan para relawan uji klinis ini yang berdomisili di Bandung raya. Hal ini sebagai cata untuk kemudahan pemantauan jika menunjukan gejala.

"Kan harus dipantau selama enam bulan, jadi kalau dekat lokasinya mudah dipantaunya," ujar Rodman, Selasa 11 Agustus 2020.

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X