Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Kesehatan

Corona Dianalisis Bisa Jadi Penyakit Musiman Mirip Flu

Kesehatan
17 Sep 2020
Corona Dianalisis Bisa Jadi Penyakit Musiman Mirip Flu

hariansuara.com, Beirut - Virus Corona Covid-19 saat ini jadi momok yang menghantui masyarakat global, termasuk Indonesia. Ada analisis medis, jika virus berbahaya asal China itu bisa jadi penyakit musiman seperti flu.

Namun, hal itu terjadi jika memang populasi manusia sudah memiliki herd immunity. Dengan demikian, sudah banyak orang yang kebal dan punya vaksin obat untuk mencegah penularan yang konstan.

Analisis yang dikutip dari jurnal Frontiers in Public Health yang disampaikan American University of Beirut di Lebanon mengatakan Corona berpotensi terus ada sepanjang tahun. Dari analisis itu, diyakini ada vaksin yang manjur untuk mematikan virus tersebut. 

Meski sejumlah negara sejauh ini masih terus mematenkan dan membuktikan vaksin yang diproduksinya. Namun, dalam jurnal itu diingatkan pentingnya masyarakat menaati protokol kesehatan (prokes). Jangan abai melanggar prokes karena cara ini yang bisa menekan angka penularan.

"Corona virus ini bisa bertahan dan terus menyebabkan wabah sepanjang tahun sampai kekebalan kawanan (herd immunity) tercapai," kata asisten profesor virologi di American University of Beirut di Lebanon, Hassan Zaraket.

Dia menjelaskan dalam praktiknya nanti, Corona tampak mengikuti pola musiman. Salah satunya potensi musim hujan atau dingin yang bisa jadi angka penularan.

Menurutnya, memang tak ada kepastian soal penyabaran Corona. Misalnya, sejumlah negara iklim panas, justru memuncaknya kasus Corona di saat memasuki iklim tropis.

"Tak menjamin demikian. Tapi, ini yang bisa berpotensi ikuti pola penyakit mirip flu, pilek," tuturnya.

Dikutip dari The Telegraph, belum ada yang tahu kapan meredupnya virus Corona. Dari perkembangannya, virus ini memang lebih stabil dan banyak bertahan di udara.

Virus ini bisa meningkat dengan frekuensi cepat dalam ruangan dan dengan kerumunan orang yang banyak. Maka itu, diingatkan hati-hati terhadap kerumunan di dalam suatu ruangan.

Kasus Corona di Spanyol dan Italia yang memuncak pada Maret-April 2020, karena banyak warganya yang berkerumun dalam satu ruangan. Salah satunya ruangan khusus di restoran dan perkantoran.

Namun, kasus Corona di dua negara itu tampaknya sudah mereda. Kasus tertinggi di dunia kini berada di Amerika Serikat dan India. (*)  nis/stm          FOTO: Ilustrasi rapid test/ANTARA

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X