
Jakarta - Epidemi Zika tetap menjadi perhatian penting bagi kesehatan masyarakat, demikian kesimpulan dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) dalam penilaian terbarunya, Senin, kemarin.
Update terbaru dari penilaian risiko cepat ECDC pada epidemi Zika melihat informasi epidemiologi dan ilmiah baru-baru ini, menyatakan wanita hamil masih dianggap kelompok berisiko dan paling penting yang menjadi target utama untuk tindakan pencegahan karena infeksi virus Zika selama kehamilan dikaitkan dengan infeksi intrauterin sistem saraf pusat, malformasi kongenital, dan kematian janin.
"Diprediksi wisatawan dengan Zika terinfeksi akan kembali ke Uni Eropa. Hal ini tidak diharapkan akan mengakibatkan terjadinya transmisi lokal dalam beberapa bulan mendatang karena kondisi musiman untuk transmisi virus Zika. Meskipun ada kekhawatiran, tapi tidak ada kasus yang dilaporkan penularan di Eropa sampai saat ini, "tambahnya dikutip Xinhua, Selasa, (1/11/2016)..
Transmisi vektor tampaknya akan melambat di negara-negara Amerika Tengah dan Karibia. Wabah masih terjadi di Meksiko dan bagian selatan Amerika Serikat, kondisi cuaca masih mendukung aktivitas vektor musiman. Selain Amerika, kasus telah dilaporkan di beberapa negara Asia.
ECDC telah memperbarui dan mengklarifikasi pilihan untuk pengurangan risiko, terutama yang bepergian ke daerah dengan laporan transmisi Zika dalam tiga bulan terakhir.
ECDC yang berkantor di ibukota Swedia sejak tahun 2005, bekerja dengan otoritas kesehatan di seluruh Eropa untuk melawan penyakit infeksi.
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU