Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Kesehatan

Plan International Indonesia Antarkan Ratusan Anak Muda Semarang ke Dunia Kerja

Kesehatan
11 May 2016
Plan International Indonesia Antarkan Ratusan Anak Muda Semarang ke Dunia Kerja

Jakarta – Separuh dari peserta proyek ‘Pelatihan Kaum Muda menuju Dunia Kerja’ yang diimplementasikan Plan International Indonesia di Semarang telah mendapatkan pekerjaan layak.

 

“Di sini kita berupaya membangun kompetensi dan produktivitas anak muda di bidang ritel dan restoran. Melalui program pelatihan berbasis kompetensi, anak muda diarahkan  untuk memenuhi kompetensi secara utuh di satu bidang, yang terdiri atas pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja,” kata Mingming Remata Evora , Country Director Plan International Indonesia di Semarang, Rabu, (11/2/2016).

 

Sebanyak 541 dari 1.086 peserta pelatihan yang kebanyakan hanya lulusan SMA/SMK telah bekerja di perusahaan terkemuka di Semarang. 80 persennya adalah perempuan. Sebagan dari mereka bahkan menempati posisi penyelia (supervisor). Para peserta mengembangkan kompetensinya dengan mengikuti training efektif 12 hari kerja. Mereka terbagi dalam 16 gelombang training bidang retail, dan 13 gelombang training bidang restoran.

 

Proyek ‘Pelatihan Kaum Muda menuju Dunia Kerja’ ini diimplementasikan Plan International Indonesia sejak Januari 2014, bekerja sama dengan BBPLK Semarang dan Magistra Utama sebagai mitra kerja. Proyek yang pendanaannya didukung oleh Plan International Jerman ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi anak muda (Youth Economic Empowerment) Plan International Indonesia. 

 

Mingming menegaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia sudah lama menjadi isu pembangunan global. Sebagai organisasi hak anak dan kemanusiaan independen yang  berkomiten agar anak hidup terbebas dari kemiskinan, kekerasan dan ketidakadilan, Plan International Indonesia terus mendorong  perubahan positif, dengan membantu anak dan kaum muda memiliki keterampilan, pengetahuan dan kepercayaan diri untuk meraih kehidupan yang lebih baik.

 

“Saya berharap, praktik baik dan pembelajaran dari proyek ‘Pelatihan Kaum Muda menuju Dunia Kerja’ bisa dilanjutkan dan diperluas cakupannya oleh pemerintah. Pengalaman dan pembelajaran di sini bisa dikembangkan untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan produktif di bidang yang lain,” ujarnya.

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X