
Jakarta - Tentu kita tahu sejumlah vitamin perlu untuk kesehatan tubuh. Tetapi jenis vitamin mana dan bermanfaat pada organ mana, mungkin tak terlalu kita hafal.
Padahal bagi ibu rumah tangga yang menyediakan menu setiap hari bagi keluarga, hal ini penting untuk diketahui. Utamanya, untuk menyusun menu agar kecukupan vitamin dan gizi keluarga terpenuhi.
Apa saja sih manfaat vitamin?
1. Vitamin A
- Sebagai bahan untuk pembentukan rodopsin yang diperlukan dalam proses penglihatan.
- Memacu pertumbuhan tubuh.
- Mencegah terjadinya keratinisasi pada jaringan pelapis (epithel). Misalnya pada saluran pernafasan dan saluran pencernaan.
- Berperan dalam mencegah penyakit kanker usus.
2. Vitamin B Kompleks
Sejumlah vitamin termasuk dalam kelompok vitamin B-kompleks. Misalnya vitamin B1 (thiamin), B2 (riboflavin), niasin, vitamin B6 (pridoksin), vitamin B12, asam folik dan kolin.
Secara umum fungsi vitamin adalah sebagai berikut :
- Sebagai Co-enzym Thiamin pyropsfat yang diperlukan pada pembentukan Acetyl Coenzym dan dari asam piruvat dalam metabolism karbohidrat.
- Memelihara sifat parmeabilitas dari dinding pembuluh darah. Sehingga mencegah terjadinya penumpukan cairan dalam jaringan tubuh (odema). Misalnya pada penderita penyakit beri-beri.
- Memelihara fungsi syaraf peripheral sehingga mencegah terjadinya neuritis.
- Memperbaiki kontraksi dinding lambung sehingga sekresi getah cerna menjadi lebih baik. Juga memelihara nafsu makan.
3. Vitamin C
- Berguna dalam pembentukan dan pemeliharaan zat perekat yang menghubungkan sel-sel dengan sel dari berbagai jaringan. Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan lemahnya dinding kapiler-kapiler darah. Sehingga gampang terjadi pendarahan. Kekurangan vitamin C dapat juga menyebabkan perubahan susunan tulang dan tulang muda (kartilase), gusi dan gigi.
- Untuk pembentukan sel jaringan tubuh.
- Untuk pembentukan collagen. Collagen adalah sejenis protein yang diperlukan dalam pembentukan jaringan ikat. Collagen diperlukan pada proses penyembuhan luka, karena collagen akan menghubungkan kembali sel-sel jaringan yang koyak karena luka.
- Memperkuat pembuluh darah. Pembuluh darah kapiler yang ada di bawah kulit cenderung rapuh jika kekurangan vitamin C. Salah satu cara untuk mengetahui adanya kekurangan vitamin C adalah dengan Tes Frogility dari pembuluh kapiler.
- Vitamin C diperlukan dalam penyerapan zat besi (Fe). Karenanya vitamin C berperan dalam pembentukan hemoglobin, hingga mempercepat penyembuhan anemia.
- Vitamin C juga berperan dalam metabolism kolesterol. Terutama dalam mengubah kolesterol menjadi asam empedu. Karena itu vitamin C dapat menurunkan kadar kolesterol darah.
4. Vitamin D
Vitamin D termasuk kelompok senyawa sterol yaitu ergosterol yang ada dalam tumbuh-tumbuhan. Yang oleh sinar ultra violet dapat diubah menjadi ergokalsiferl atau vitamin D2.
- Kandungan yang terdapat pada vitamin D merupakan vitamin yang berfungsi sebagai antirachitis (sejenis penyakit pada tulang yang terjadi karena tidak sempurnanya proses varsifikasi pada tulang itu sendiri).
- Vitamin D memperbaiki penyerapan zat kapur dan fosfor dalam usus.
- Mengatur proses mineralisasi dan kalsifikasi tulang rawan sehingga menjadi keras.
- Mengaktifkan dua macam enzym yaitu alkalin pofatase. Ini diperlukan untuk transportasi Calsium dan enzim adenosine pofatase yang diperlukan dalam proses pembentukan kolagen pada tulang.
5. Vitamin E
Vitamin E dianggap berpengaruh pada kemampuan untuk mengadakan keturunan. Kekurangan vitamin E akan berisiko menjadi mandul.
6. Vitamin K
Vitamin K penting dalam proses pembekuan darah. Karena vitamin. Ini mempengaruhi pembentukan protrombine dalam hati. Kekurangan vitamin ini protrombine dalam darah berkurang. Akibatnya, jika terjadi luka maka luka ini akan sukar menghentikan darah, karena luka sukar menutup.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU