Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Kesehatan

Penularan Penyakit Anthrax Pada Manusia

Kesehatan
29 Jan 2017
Penularan Penyakit Anthrax Pada Manusia

 

Jakarta - Penularan penyakit anthrax yang ditularkan pada umumnya karena penyebabnya adalah pengeksposan pekerjaan pada hewan yang sakit atau hasil ternak hewan seperti kulit dan juga daging. Atau mengonsumsi daging hewan yang sudah tertular penyakit anthrax.

 

Selain itu, penularan juga bisa terjadi apabila seseorang terhirup spora dari produk hewan herbivora yang terserang penyakit anthrax. Misalnya produk kulit atau mungkin bulu yang sudah dikeringkan.

 

Anthrax bisa masuk ke dalam tubuh manusia melalui usus kecil, paru-paru dengan cara penghirupan, atau juga melalui kulit yang terdapat luka. Anthrax tidak mungkin tertular melalui manusia kepada manusia.

 

Beberapa gejala yang ditimbulkan dari penyakit anthrax dari kondisi pencernaan adalah mual, pusing, muntah, tidak adanya nafsu makan, suhu badan yang tiba-tiba terjadi peningkatan, muntah yang bercampur dengan darah, buang air besar menjadi berwarna hitam, sakit perut yang sangat hebat.

 

Gejala yang timbul pada kulit adalah adanya borok sesudah mengonsumsi dan juga mengolah daging asal hewan yang sudah terjangkit penyakit anthrax.

 

Gejala yang ditimbulkan dari penyakit anthrax bisa muncul dalam waktu 12 jam sampai 5 hari setelah terpapar oleh bakteri.

 

Infeksi kulit diawali dengan adanya benjolan berwarna merah dan coklat yang membesar dan disertai dengan adanya pembengkakan di sekeliling benjolan tersebut.

 

Benjolan kemudian berubah menjadi luka lepuhan dan akan mengeras, kemudian di bagian tengahnya pecah dan akan mengeluarkan cairan berwarna bening, kemudian membentuk keropeng yang berwarna hitam.

 

Kelenjar getah bening yang terdapat di daerah yang terkena tadi bisa mengalami pembengkakan. Penderita akan merasakan tidak enak badan, terkadang otot si penderita juga terasa sakit, sakit kepala, demam, mual dan mungkin muntah.

 

Anthrax pulmoner atau penyakit woolsorter bisa terjadi karena menghirup spora bakteri penyakit anthrax.

 

Kemudian, spora membelah diri dalam kelenjar getah bening yang terletak di dekat paru-paru. Kelenjar getah bening akan pecah dan berdarah. Dan menyebarkan infeksi ke seluruh struktur terdekat dalam dada.

 

Pada awalnya, gejala yang ditimbulkan samar-samar dan sama seperti flu. Tetapi berikutnya, demam akan semakin memburuk dan dalam waktu beberapa hari terjadi gangguan pernafasan yang sangat hebat yang diikuti koma. Kemungkinan bisa terjadi infeksi pada otak dan juga selaputnya atau meningoensefalitis.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X